Tindak Tutur Mahasiswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret Surakarta

BUDIASIH, LATIFAH TRI (2018) Tindak Tutur Mahasiswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1294Kb)

    Abstract

    Penelitian ini membahas mengenai tindak tutur mahasiswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk-bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi mahasiswa dalam pembelajaran BIPA di UPT Bahasa Universitas Sebelas maret Surakarta; 2) mendeskripsikan dan menjelaskan hambatan mahasiswa dalam tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi pada pembelajaran BIPA di UPT bahasa Universitas Sebelas Maret Surakarta; dan 3) mendeskripsikan dan menjelaskan solusi yang diberikan untuk mengatasi hambatan mahasiswa dalam tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi pada pembelajaran BIPA di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Bentuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini mengacu pada kajian pragmatik. Data dan sumber data penelitian ini yaitu tuturan mahasiswa berupa lokusi, ilokusi, dan perlokusi dalam pembelajaran BIPA. Validitas data pada penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber dan metode. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui teknik interaktif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: Pertama, ditemukan tuturan mahasiswa berupa lokusi, ilokusi, dan perlokusi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), tindak tutur yang paling sering ditemukan berupa tindak tutur ilokusi asertif dan tidak ditemukan tindak tutur ilokusi deklaratif. Kedua, hambatan yang dialami mahasiswa dalam tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi berupa: (1) kesulitan dalam penguasaan kosa kata; (2) terdapat mahasiswa yang masih menggunakan bahasa Inggris namun frekuensi ditemukannya sangat kecil; (3) perbedaan motivasi antarmahasiswa yang sangat berpengaruh terhadap penguasaan bahasa Indonesia; (4) belum mengenal bahasa Indonesia di Negara asal mahasiswa; dan (5) kurangnya interaksi dengan penutur asli bahasa Indonesia. Ketiga, solusi yang diberikan untuk mengatasi hambatan mahasiswa dalam tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yaitu: (1) sikap terbuka dengan lingkungan/interaksi sosial; (2) aktif dalam proses pembelajaran; (3) melatih dan mengembangkan diri dalam mempelajari bahasa Indonesia; dan (4) tidak hanya mengandalkan dari pembelajaran di dalam kelas namun harus mencari sumber belajar yang lain. Kata kunci: tindak tutur, mahasiswa, hambatan, solusi, dan pembelajaran BIPA.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures
    Divisions: Pascasarjana
    Pascasarjana > Magister
    Pascasarjana > Magister > Pendidikan Bahasa Indonesia - S2
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 08 Mar 2018 15:35
    Last Modified: 08 Mar 2018 15:35
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39775

    Actions (login required)

    View Item