PENGEMBANGAN THREE-TIER MULTIPLE-CHOICE DIAGNOSTIC TEST DALAM MATERI ASAM-BASA DAN KESETIMBANGAN KELARUTAN UNTUK MEMETAKAN MISKONSEPSI SISWA

ARDIANSAH, ARDIANSAH (2018) PENGEMBANGAN THREE-TIER MULTIPLE-CHOICE DIAGNOSTIC TEST DALAM MATERI ASAM-BASA DAN KESETIMBANGAN KELARUTAN UNTUK MEMETAKAN MISKONSEPSI SISWA. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1646Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan instrumen tes diagnostik three-tier multiple-choice (3TMC) untuk mengetahui miskonsepsi siswa pada materi asam-basa dan kesetimbangan kelarutan, 2) mengetahui kelayakan dan kemampuan instrumen tes diagnostik 3TMC untuk mengetahui miskonsepsi siswa pada materi asam-basa dan kesetimbangan kelarutan, dan 3) mengetahui hasil pemetaan miskonsepsi siswa hasil implementasi instrumen tes diagnostik 3TMC. Penelitian dan pengembangan yang diadaptasi dari penelitian Treagust yang terdiri dari sembilan tahap yang digolongkan dalam tiga tahapan utama. Langkah utama dalam proses pengembangan ini: (a) mendefinisikan isi yang meliputi mengidentifikasi pernyataan pengetahuan awal berkaitan dengan materi, mengembangkan peta konsep, mengaitkan pengetahuan awal ke peta konsep; (b) mengumpulkan informasi tentang miskonsepsi siswa meliputi pengumpulan literatur terkait, melakukan wawancara siswa tidak terstruktur, dan mengembangkan beberapa butir isi pilihan dengan respons bebas; (c) mengembangkan tes diagnostik meliputi mengembangkan tes diagnostik three-tier, merancang struktur spesifikasi dan melanjutkan perbaikan. Uji coba kelompok kecil hingga lapangan dilaksanakan pada Rayon IV Kabupaten Bengkayang dan uji coba lapangan diperluas pada 2 sekolah negeri di kota Pontianak. Data dianalisis dengan kriteria validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda dan indeks pengecoh. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: 1) pengembangan instrumen diagnostik 3TMC telah disusun melalui tahap pengembangan Treagust dengan sembilan tahapan, 2) hasil uji coba menunjukkan bahwa instrumen diagnostik 3TMC telah memenuhi aspek kelayakan instrumen yang baik, 3) hasil pemetaan menunjukkan bahwa instrumen diagnostik dapat memetakan pemahaman konsepsi siswa yang meliputi 12% tahu konsep, 22% kesalahan positif, 4% kesalahan negatif, 23% miskonsepsi, 6% lucky-guess, dan 32% tidak tahu konsep.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Divisions: Pascasarjana
    Pascasarjana > Magister
    Pascasarjana > Magister > Pendidikan Sains
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 08 Mar 2018 14:35
    Last Modified: 08 Mar 2018 14:35
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39762

    Actions (login required)

    View Item