PEMBERDAYAAN RASA INGIN TAHU MELALUI PENERAPAN MODEL INSTRUKSIONAL BSCS 5E PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS X IPA 1 SMA Y DI KARANGANYAR

Suryani, Nyunik (2018) PEMBERDAYAAN RASA INGIN TAHU MELALUI PENERAPAN MODEL INSTRUKSIONAL BSCS 5E PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS X IPA 1 SMA Y DI KARANGANYAR. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (391Kb)

    Abstract

    Nyunik Suryani. K4313055. PEMBERDAYAAN RASA INGIN TAHU MELALUI PENERAPAN MODEL INSTRUKSIONAL BSCS 5E PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS X IPA 1 SMA Y DI KARANGANYAR. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, Januari 2018. Penelitian ini bertujuan untuk memberdayakan rasa ingin tahu melalui penerapan model instruksional BSCS 5E pada pembelajaran biologi siswa kelas X IPA 1 SMA Y di Karanganyar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan model instruksional BSCS 5E sebagai tindakan yang meliputi lima sintaks yaitu: engagement, exploration, explanation, elaboration, dan evaluation (Bybee, 2014). Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari dua siklus yang tiap siklus meliputi tahapan: perencanaan, tindakan dan pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X IPA 1 yang terdiri dari 39 siswa. Data penelitian meliputi hasil penilaian rasa ingin tahu siswa dimensi diversive curiosity dan specific curiosity, keterlaksanaan sintaks model instruksional BSCS 5E, dan data pendukung berupa hasil belajar siswa yang terdiri dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes tertulis untuk mengukur aspek kognitif siswa dan teknik non-tes yaitu dengan metode observasi, metode angket, dan dokumentasi. Uji validitas menggunakan triangulasi data. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan capaian pemberdayaan rasa ingin tahu siswa, khususnya dimensi diversive curiosity dan specific curiosity. Capaian rasa ingin tahu siswa dimensi specific curiosity 35,58% pada Pra-Siklus, 64,45% pada Siklus I, dan 66,77% pada Siklus II. Capaian rasa ingin tahu siswa dimensi diversive curiosity 30,1% pada Pra-Siklus, 44,17% pada Siklus I, dan 57,32% pada Siklus II. Siswa cenderung memiliki rasa ingin tahu dimensi specific curiosity daripada diversive curiosity dengan skor 50,87% pada Siklus I dan 50,43% pada Siklus II. Kesimpulan penelitan adalah rasa ingin tahu dapat diberdayakan melalui penerapan model instruksional BSCS 5E pada pembelajaran biologi siswa kelas X IPA 1 SMA Y di Karanganyar. Kata kunci : rasa ingin tahu, diversive curiosity, specific curiosity, model instruksional BSCS 5E

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
    Depositing User: Aren Dwipa
    Date Deposited: 08 Mar 2018 13:59
    Last Modified: 08 Mar 2018 13:59
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39745

    Actions (login required)

    View Item