Pengaruh berbagai jenis beras terhadap Aktivitas antimikrobia pada angkak Oleh monascus purpureus

Sulistyorini , Fitri (2008) Pengaruh berbagai jenis beras terhadap Aktivitas antimikrobia pada angkak Oleh monascus purpureus. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (657Kb)

    Abstract

    Fitri Sulistyorini. H0604025. penelitian dengan judul “ Pengaruh Berbagai Jenis Beras terhadap Aktivitas Antimikrobia pada Angkak oleh Monascus purpureus”, dibawah bimbingan Ir. MAM. Andriani, MS. dan Ibu Rohula Utami, S.TP, MP. Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Rekayasa Proses dan Laboratorium Pangan dan Gizi, Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret Surakarta, mulai bulan Mei sampai September 2008. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas antimikrobia pada angkak yang terbuat dari berbagai jenis beras yaitu beras putih, beras merah, dan beras hitam. Percobaan ini merupakan percobaan faktorial yang menggunakan dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah jenis beras yang terdiri atas tiga taraf, yaitu beras putih (B1), beras merah (B2) dan beras hitam (B3). Faktor kedua adalah konsentrasi ekstrak angkak yang terdiri atas empat taraf yaitu 2,5% (K1); 5% (K2); 7,5% (K3); dan 10% (K4). Variabel yang diamati adalah jumlah koloni mikrobia dengan metode plate count, dengan menggunakan bakteri uji Pseudomonas aeruginosa dan Escherichia coli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara jenis beras dan konsentrasi ekstrak angkak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa, dan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan Escherichia coli. Angkak yang terbuat dari beras hitam dengan konsentrasi ekstrak 10%, memiliki aktivitas antimikrobia tertinggi terhadap Pseudomonasaeruginosa. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah angkak memiliki aktivitas antimikrobia. Angkak yang terbuat dari beras hitam mengandung senyawa antimikrobia lebih tinggi daripada angkak yang terbuat dari beras merah dan angkak yang terbuat dari beras putih.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Users 834 not found.
    Date Deposited: 25 Jul 2013 16:04
    Last Modified: 25 Jul 2013 16:04
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3970

    Actions (login required)

    View Item