PENGARUH LAMA PELAYUAN DAN KONDISI DAUN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK, KIMIA, SERTA SENSORIS TEH DAUN TIN (Ficus carica)

Laily, Fakhria Nur (2018) PENGARUH LAMA PELAYUAN DAN KONDISI DAUN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK, KIMIA, SERTA SENSORIS TEH DAUN TIN (Ficus carica). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (726Kb)

    Abstract

    Tanaman tin merupakan tanaman fungsional. Bagian akar, buah, dan daunnya memiliki manfaat kesehatan. Bagian yang mudah dan praktis untuk dimanfaatkan salah satunya adalah bagian daun. Daun tin merupakan sumber yang baik dari senyawa bioaktif, khususnya fenolik. Tanaman tin yang dikembangkan di Indonesia memiliki permasalahan yaitu karat daun. Pemanfaatan daun tin yang praktis dan mudah dalam hal produksi dan konsumsi yaitu diolah menjadi teh herbal. Proses pengolahan teh meliputi pelayuan, penggulungan, oksidasi, pengeringan. Lama pelayuan menjadi faktor penting dalam pengolahan teh karena dapat mempengaruhi kandungan di dalamnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama pelayuan dan kondisi daun terhadap karakteristik fisik (derajat layu dan warna), kimia (kadar air, total fenol, kadar tanin, aktivitas antioksidan), dan sensoris (warna, aroma, rasa, overall), serta mengetahui lama pelayuan dan kondisi daun yang memberikan hasil teh daun tin terbaik. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu lama pelayuan dengan 4 variasi waktu yaitu 0 jam, 8 jam, 13 jam, dan 18 jam. Faktor kedua yaitu kondisi daun dengan 2 variasi yaitu daun normal dan daun berkarat. Data hasil dianalisis secara statistik dengan program SPSS menggunakan two-way ANOVA dan dilanjutkan dengan DMRT (α=0,05). Tahap penelitian meliputi pembuatan teh daun tin, analisis fisik, analisis kimia, analisis sensoris, dan pemilihan produk terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pelayuan berpengaruh nyata terhadap karakteristik fisik dan kimia teh daun tin. Semakin lama waktu pelayuan menyebabkan semakin tinggi derajat layu, menimbulkan warna teh yang lebih gelap, dan menyebabkan penurunan kadar air, total fenol, kadar tanin, aktivitas antioksidan. Lama pelayuan tidak berpengaruh nyata terhadap karakteristik sensoris teh daun tin. Kondisi daun tidak berpengaruh nyata terhadap derajat layu daun tin, namun berpengaruh nyata terhadap warna. Kondisi daun berpengaruh nyata terhadap karakteristik kimia. Daun normal memiliki kadar air, total fenol, kadar tanin, dan aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan daun berkarat. Kondisi daun tidak berpengaruh nyata terhadap karakteristik sensoris teh daun tin. Teh daun tin dengan hasil terbaik adalah teh dari daun tin normal dengan lama pelayuan 8 jam.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Ilmu dan Teknologi Pangan
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 02 Mar 2018 14:33
    Last Modified: 02 Mar 2018 14:33
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39677

    Actions (login required)

    View Item