Perbandingan Efek Pemberian Fluorokuinolon Injeksi Selama 3 Hari Dilanjutkan Oral 4 Hari Dengan Injeksi 7 Hari Terhadap Penyembuhan Luka Operasi Apendisitis Komplikata

NIRMALA, ANTONIUS (2018) Perbandingan Efek Pemberian Fluorokuinolon Injeksi Selama 3 Hari Dilanjutkan Oral 4 Hari Dengan Injeksi 7 Hari Terhadap Penyembuhan Luka Operasi Apendisitis Komplikata. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1938Kb)

    Abstract

    ABSTRAK PERBANDINGAN EFEK PEMBERIAN FLUOROKUINOLON INJEKSI SELAMA 3 HARI DILANJUTKAN ORAL 4 HARI DENGAN INJEKSI 7 HARI TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA OPERASI APENDISITIS KOMPLIKATA Latar Belakang : Flurokuinolon menurut Sanford guide merupakan antibiotik yang disarankan pada kasus apendisitis perforasi yang dikombinasikan dengan metronidazol. (Gilbert ND, 2016). Levofloksasin oral mempunyai bioavailabilitas hampir komplit (≥ 99%) diserap tubuh, sebanding dengan sediaan intra vena. ( Scheinfeld Noah S, 2016 ) Tujuan Penelitian : Mengetahui perbedaan efek pemberian flurokuinolon injeksi selama 3 hari dilanjutkan oral 4 hari dengan injeksi 7 hari terhadap penyembuhan luka operasi apendisitis komplikata. Subjek dan Metode : Pasien dengan apendisitis komplikata yang telah dilakukan operasi laparotomi apendektomi, dengan total sampel 16, dengan rancangan eksperimen negative. Pengambilan sampel dilakukan secara non-random menggunakan tehnik concecutive sampling. Setelah di operasi dibuat dua kelompok, kelompok pertama diberi antibiotik levofloksasin 750mg secara injeksi selama 3 hari, selanjutnya diberikan antibiotik levofloksasin tablet. Kelompok kedua diberi levofloksasin 750mg secara injeksi selama 7 hari. Semua kelompok penelitian mendapatkan terapi injeksi metronidazol 3 x 500mg. Dilakukan medikasi luka operasi pada hari ke tiga, kelima, ketujuh, pengelompokan dilakukan secara non-random. Data yang diperoleh diuji dengan fisher exact test dengan menggunakan SPSS 19.0 Hasil : Hasil pengujian fisher exact test mendapatkan nilai p = 1,000 (p>0,05) yang berarti bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan (nyata) penggunaan antibiotik flurokuinolon injeksi selama 3 hari dilanjutkan oral 4 hari dengan injeksi 7 hari terhadap penyembuhan luka operasi apendisitis. Simpulan : Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada pasien 16 dewasa yang datang ke RSDM yang didiagnosa dengan apendisitis komplikata dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan (nyata) penggunaan antibiotik flurokuinolon injeksi selama 3 hari dilanjutkan oral 4 hari dengan injeksi 7 hari terhadap penyembuhan luka operasi apendisitis komplikata Kata kunci: flurokuinolon , penyembuhan luka operasi apendisitis komplikata

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > RD Surgery
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Spesialis Ilmu Bedah
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 02 Mar 2018 14:20
    Last Modified: 02 Mar 2018 14:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39671

    Actions (login required)

    View Item