PENGARUH LAMA PERENDAMAN DALAM LARUTAN DENGAN BERBAGAI RASIO EKSTRAK JAHE EMPRIT (Zingiber officinale var. Amarum) DAN SUKROSA TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK, KIMIA, DAN ORGANOLEPTIK KERIPIK KELAPA HIJAU (Cocos nucifera L. var. Viridis)

Siahaan, Adrian Hotma James (2018) PENGARUH LAMA PERENDAMAN DALAM LARUTAN DENGAN BERBAGAI RASIO EKSTRAK JAHE EMPRIT (Zingiber officinale var. Amarum) DAN SUKROSA TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK, KIMIA, DAN ORGANOLEPTIK KERIPIK KELAPA HIJAU (Cocos nucifera L. var. Viridis). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (121Kb)

    Abstract

    Kelapa merupakan komoditas perkebunan terbesar di Indonesia. Luas area lahan dari perkebunan kelapa merupakan yang terbesar dibandingkan komoditas perkebunan lainnya. Hal ini tidak lepas dari kondisi Indonesia yang merupakan negara tropis sehingga sangat cocok menjadi tempat tumbuh tanaman kelapa. Pada penelitian ini, daging kelapa diolah menjadi keripik dikarenakan keripik merupakan jenis makanan ringan yang sangat digemari masyarakat tidak hanya Indonesia, tetapi juga dunia. Keripik kelapa yang diolah pada penelitian ini juga ditambahkan ekstrak jahe emprit untuk menambah nilai fungsional dari keripik kelapa.Tujuan dari penelitian ini adalah melihat pengaruh lama perendaman keripik kelapa hijau didalam larutan ekstrak jahe emprit dan sukrosa terhadap karakteristik fisik, kimia, dan organoleptiknya. Rancangan percobaan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu lama perendaman dari keripik kelapa (1 jam, 2 jam, dan 3 jam). Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode One Way ANOVA dan jika terdapat beda nyata dilanjutkan dengan analisis DMRT pada taraf signifikansi α = 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keripik kelapa dengan formulasi 25% ekstrak jahe emprit dan 75% sukrosa dengan lama perendaman 2 jam merupakan formulasi terbaik secara organoleptik. Berdasarkan hasil analisis karakteristik kimia, formulasi 25% ekstrak jahe emprit dan 75% sukrosa dengan lama perendaman 2 jam memiliki kadar air 0,9761 %, kadar abu sebesar 0,316 %, lemak 48,4242 %, protein 6,6946 %, karbohidrat 43,474%, dan aktivitas antioksidan sebesar 32,814 %.. Hasil analisis karakteristik fisik menunjukkan nilai hardness sebesar 4,6 N dan nilai apparent modulus sebesar 1,776 N/s

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Ilmu dan Teknologi Pangan
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 02 Mar 2018 14:13
    Last Modified: 02 Mar 2018 14:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39670

    Actions (login required)

    View Item