EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN GUIDED DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS XI IPS SMA NEGERI 2 WONOGIRI TAHUN AJARAN 2017/2018

HASTIN, ANIS LATIFA (2018) EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN GUIDED DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS XI IPS SMA NEGERI 2 WONOGIRI TAHUN AJARAN 2017/2018. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (200Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Anis Latifa Hastin. K5411006. EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN GUIDED DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS XI IPS SMA NEGERI 2 WONOGIRI TAHUN AJARAN 2017/2018. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. Juli 2018 Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengetahui perbedaan antara pembelajaran model Problem Based Learning, model Guided Discovery Learning, dan Ekspositori terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Wonogiri tahun ajaran 2017/ 2018. 2) Mengetahui perbandingan penggunaan model Problem Based Learning dengan model Ekspositori terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Wonogiri tahun ajaran 2017/ 2018. 3) Mengetahui perbandingan penggunaan model Guided Discovery Learning dengan model Ekspositori terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Wonogiri tahun ajaran 2017/ 2018. 4) Mengetahui efektivitas penggunaan model Problem Based Learning, model Guided Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI IPS SMA Negeri 2 Wonogiri Tahun Ajaran 2017/ 2018 “ kompetensi dasar menganalisis ketahanan pangan nasional, penyediaan bahan industri, serta potensi energi baru dan terbarukan”. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen semu (quasi-experimental design). Jenis desain quasy experimen yang digunakan adalah Randomized Post-test Only Controled Group Design. Populasinya adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Wonogiri tahun ajaran 2017/2018. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, test dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode statistik deskriptif dan metode statistik parametris dengan pengujian hipotesis menggunakan Uji Anova satu jalan (one way anova) dan uji lanjut dengan uji pasca anava menggunakan metode “Scheffe”. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa (1) Ada perbedaan hasil belajar siswa berdasarkan penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning, model Guided Discovery Learning, dan Ekspositori terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Wonogiri tahun ajaran 2017/ 2018, (2) penggunaan model Problem Based Learning lebih baik dibandingkan model Ekspositori terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Wonogiri tahun ajaran 2017/ 2018, (3) penggunaan model Guided Discovery Learning lebih baik dibandingkan penggunaan model Ekspositori terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Wonogiri tahun ajaran 2017/ 2018, (4) penggunaan model Problem Based Learning lebih baik dibandingkan penggunaan Guided Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI IPS SMA Negeri 2 Wonogiri Tahun Ajaran 2017/ 2018. Kata kunci: Problem Based Learning, Guided Discovery Learning, kemampuan berpikir kritis. ABSTRAK Anis Latifa Hastin. K5411006. EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN GUIDED DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS XI IPS SMA NEGERI 2 WONOGIRI TAHUN AJARAN 2017/2018. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. Juli 2018 Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengetahui perbedaan antara pembelajaran model Problem Based Learning, model Guided Discovery Learning, dan Ekspositori terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Wonogiri tahun ajaran 2017/ 2018. 2) Mengetahui perbandingan penggunaan model Problem Based Learning dengan model Ekspositori terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Wonogiri tahun ajaran 2017/ 2018. 3) Mengetahui perbandingan penggunaan model Guided Discovery Learning dengan model Ekspositori terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Wonogiri tahun ajaran 2017/ 2018. 4) Mengetahui efektivitas penggunaan model Problem Based Learning, model Guided Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI IPS SMA Negeri 2 Wonogiri Tahun Ajaran 2017/ 2018 “ kompetensi dasar menganalisis ketahanan pangan nasional, penyediaan bahan industri, serta potensi energi baru dan terbarukan”. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen semu (quasi-experimental design). Jenis desain quasy experimen yang digunakan adalah Randomized Post-test Only Controled Group Design. Populasinya adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Wonogiri tahun ajaran 2017/2018. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, test dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode statistik deskriptif dan metode statistik parametris dengan pengujian hipotesis menggunakan Uji Anova satu jalan (one way anova) dan uji lanjut dengan uji pasca anava menggunakan metode “Scheffe”. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa (1) Ada perbedaan hasil belajar siswa berdasarkan penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning, model Guided Discovery Learning, dan Ekspositori terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Wonogiri tahun ajaran 2017/ 2018, (2) penggunaan model Problem Based Learning lebih baik dibandingkan model Ekspositori terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Wonogiri tahun ajaran 2017/ 2018, (3) penggunaan model Guided Discovery Learning lebih baik dibandingkan penggunaan model Ekspositori terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Wonogiri tahun ajaran 2017/ 2018, (4) penggunaan model Problem Based Learning lebih baik dibandingkan penggunaan Guided Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI IPS SMA Negeri 2 Wonogiri Tahun Ajaran 2017/ 2018. Kata kunci: Problem Based Learning, Guided Discovery Learning, kemampuan berpikir kritis.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 30 Nov 2018 14:46
    Last Modified: 30 Nov 2018 14:46
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39665

    Actions (login required)

    View Item