Poliploidisasi Artemisia annua Menggunakan Kolkisin Alami Hasil Ekstrak Air Biji Gloriosa superba

RAHMAWATI, SRI INDAH (2018) Poliploidisasi Artemisia annua Menggunakan Kolkisin Alami Hasil Ekstrak Air Biji Gloriosa superba. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1103Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Sri Indah Rahmawati. S901508010. Poliploidisasi Artemisia annua Menggunakan Kolkisin Alami Hasil Ekstrak Air Biji Gloriosa superba (Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S dan Dr. Ari Susilowati, M.Si) Artemisia annua merupakan salah satu tanaman obat asli Cina yang memproduksi metabolit sekunder penting untuk pengobatan malaria yaitu artemisinin. Artemisinin digunakan sebagai alternatif pengobatan malaria karena patogen P. falciparum telah resisten terhadap kina (quinine). Permasalahan pengembangan A. annua di Indonesia adalah kadar artemisinin yang rendah. Induksi kolkisin pada A. annua digunakan sebagai upaya memperoleh tamanan poliploid yang menghasilkan kadar artemisinin tinggi. Gloriosa superba merupakan tanaman obat yang mengandung kolkisin tinggi pada bagian biji. Ekstrak air biji G. superba berpotensi digunakan sebagai agen poliploidi. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh A. annua poliploid dari perlakuan lama waktu perendaman kecambah A. annua dan konsentrasi ekstrak air biji G. superba serta mengetahui kadar artemisinin pada A. annua poliploid. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2016-Agustus 2017. Benih A. annua diperoleh dari B2P2TOOT Tawangmangu, sedangkan biji G. superba diperoleh secara alami di sekitar Pantai Krakal, Gunung Kidul, Yogyakarta. Perlakuan pada kecambah A. annua meliputi lama waktu perendaman (0 menit, 30 menit, 60 menit, dan 90 menit) dan konsentrasi ekstrak air biji G. superba (0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%). Analisis morfologi dan sitologi A. annua dilakukan di Laboratorium Fisiologi Tumbuhan dan Bioteknologi, Fakultas Pertanian, UNS. Analisis kadar kolkisin dan artemisinin dilakukan di Laboratorium Farmasetika, Fakultas Kedokteran, UMY. Morfologi A. annua meliputi tinggi tanaman, diameter batang, lebar daun, panjang daun, dan jumlah cabang. Penelitian ini menunjukkan bahwa morfologi tanaman A. annua perlakuan perendaman ekstrak air biji G. superba lebih tinggi, berdiameter batang besar, memiliki daun yang lebih lebar dan lebih panjang serta memiliki jumlah cabang yang lebih banyak dibandingkan dengan A. annua kontrol (AA). Stomata A. annua kontrol (AA) memiliki ukuran dan kerapatan yang lebih rendah dibandingkan dengan stomata A. annua perlakuan perendaman ekstrak air biji G. superba. Kromosom pada A. Annua kontrol (2n = 18) lebih sedikit dibandingkan kromosom A. annua perlakuan ED (2n = 30), EB (2n = 28), DD (2n = 25), DB (2n = 24), CB (2n = 22), dan BC (2n = 20). Kadar artemisinin A. annua kontrol 6.39 µg/µl (± 1.40) lebih rendah dibandingkan dengan artemisinin pada A. annua perlakuan perendaman ekstrak air biji G. superba berkisar 9.78 µg/µl (3.21) - 16.60 µg/µl (± 1.39). Kata Kunci : A. annua, Poliploidisasi, G. superba

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Divisions: Pascasarjana
    Pascasarjana > Magister
    Pascasarjana > Magister > Biosains
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 27 Feb 2018 10:48
    Last Modified: 27 Feb 2018 10:48
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39571

    Actions (login required)

    View Item