PENGARUH PENGGUNAAN ABU AMPAS TEBU SEBAGAI PENGGANTIAN SEBAGIAN AGREGAT HALUS SERTA PENAMBAHAN SERAT BAMBU TERHADAP KUAT LENTUR DAN BERAT ISI BETON SERAT (SUPLEMEN MATA KULIAH TEKNOLOGI BETON)

RIYANTO, PERMADI (2018) PENGARUH PENGGUNAAN ABU AMPAS TEBU SEBAGAI PENGGANTIAN SEBAGIAN AGREGAT HALUS SERTA PENAMBAHAN SERAT BAMBU TERHADAP KUAT LENTUR DAN BERAT ISI BETON SERAT (SUPLEMEN MATA KULIAH TEKNOLOGI BETON). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (90Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Permadi Riyanto. K1512043. PENGARUH PENGGUNAAN ABU AMPAS TEBU SEBAGAI PENGGANTIAN SEBAGIAN AGREGAT HALUS SERTA PENAMBAHAN SERAT BAMBU TERHADAP KUAT LENTUR DAN BERAT ISI BETON SERAT (SUPLEMEN MATA KULIAH TEKNOLOGI BETON). Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, Juli 2017. Ampas tebu merupakan sumber daya alam yang masih belum maksimal pemanfaatannya. Limbah abu ampas tebu (AAT) merupakan hasil limbah buangan yang berlimpah dari proses pembuatan gula. Tujuan dari penelitian ini untuk (1) mengetahui pengaruh pengganti sebagian AAT variasi 5%, 10%, dan 15% dari berat agregat halus dan penambahan serat bambu 1,5%, dan 3% terhadap kuat lentur beton serat; (2) mengetahui pengaruh penggantian sebagian agregat halus dengan AAT pada variasi 5%, 10%, dan 15% dari berat agregat halus dan penambahan serat bambu 1,5%, dan 3% terhadap berat isi beton serat; (3) mengetahui variasi optimal penggantian sebagian agregat halus dengan AAT dan penambahan serat yang menghasilkan kuat lentur maksimal pada beton serat; (4) mengetahui variasi optimal penggantian sebagian agregat halus dengan AAT dan penambahan serat bambu yang menghasilkan berat isi minimal pada beton serat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen dan teknik analisa data menggunakan regresi. Variabel yang mempengaruhi dalam penelitian ini adalah (1) Variabel bebas :variasi penggantian sebagian abu ampas tebu yaitu 5%, 10%, dan 15% dari berat agregat halus dan penambahan serat bambu yaitu 1,5%, dan 3% dari berat semen. (2) Variabel terikat: kuat lentur dan berat isi. Sampel yang digunakan adalah berbentuk balok beton dengan dimensi 150 mm x 150 mm x 600 mm untuk uji lentur dan berbentuk silinder dengan diameter 150 mm x 300 mm untuk berat isi . Hasil penelitian sebagai berikut, (1) Penggantian sebagian agregat halus dengan AAT dan penambahan serat bambu berpengaruh negatif terhadap kuat lentur dan berat isi beton serat. (2) Kuat lentur maksimal 5,938 MPa pada variasi pengganti sebagian agregat halus dengan AAT 5% dan penambahan serat bambu 1,5%, (3) Berat isi minimum sebesar 2280,730 kg/m3 pada beton variasi pengganti sebagian agregat halus dengan AAT 15% dan penambahan serat bambu 3%. Kata Kunci : Abu ampas tebu, serat bambu, beton serat

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Teknik Bangunan
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 27 Feb 2018 10:34
    Last Modified: 27 Feb 2018 10:34
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39566

    Actions (login required)

    View Item