EFEK TERATOGENIK KOMBUCHA PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus L.) GALUR WISTAR

SETIAWAN, CAHYA (2009) EFEK TERATOGENIK KOMBUCHA PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus L.) GALUR WISTAR. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (4Mb)

    Abstract

    Kombucha digunakan sebagai obat rumahan untuk mencegah dan menyembuhkan berbagai gangguan penyakit kelelahan kronis (chronic fatique syndrome) ketegangan saraf dan jiwa, penuaan kulit, pengerasan pembuluh darah, masalah buang air, nyeri persendian, gangguan tidur (insomnia), menurunkan kadar kolesterol, bronkitis, varises, mencegah kerontokan, memperbaiki gangguan menstruasi, membantu menyembuhkan penyakit kanker usus atau payudara, serta menyembuhkan alergi debu atau makanan. Kombucha merupakan obat antikanker. Antikanker menghambat mitosis yang berlebihan sebagai agen alkilasi, antimitosis, dan antimetabolit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : pengaruh kombucha terhadap pertumbuhan dan perkembangan eksternal dan internal fetus tikus putih (R. norvegicus L.) galur Wistar. Penelitian ini menggunakan rancangan berupa Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan yaitu pemberian aquadest 2 ml/200 gr BB (kontrol); pemberian teh kombucha dosis 1,4 ml/200 BB (dosis terendah); 2,8 ml/200 BB (dosis yang dianjurkan); 4,2 ml/200 BB (dosis tertinggi), masing-masing perlakuan dengan 6 ulangan. Parameter yang diukur adalah parameter eksternal meliputi: berat induk, berat dan panjang badan fetus, kematian dan resorbsi fetus, serta morfologi fetus; dan parameter internal meliputi: bentuk tulang, dan hasil proses penulangan fetus. Data normal dan homogen dianalisis dengan analisis varian (ANAVA) dan data yang tidak normal dan atau tidak homogen, dianalisa dengan tes Kruskall-Wallis, kemudian dilanjutkan dengan menggunakan uji DMRT pada taraf signifikansi 5% menggunakan software SPSS versi 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombucha dengan dosis yang bervariasi tidak berpengaruh secara nyata terhadap pertumbuhan dan perkembangan eksternal dan internal fetus tikus. Perlakuan pada hewan percobaan (tikus) aman pada pemberian fase organogenesis. Kata kunci : kombucha, teratogenik, fetus tikus, Rattus norvegicus

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
    Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi
    Depositing User: Budianto Erwin
    Date Deposited: 14 Jul 2013 20:34
    Last Modified: 14 Jul 2013 20:34
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3952

    Actions (login required)

    View Item