Pengaruh Ekstrak Ethanol Propolis Terhadap Ekspresi Protein p53, Apoptosis dan Proliferasi Pada Kultur Sel Hepatoma ( Cell Line HepG2)

KUMALASARI, ERNY (2018) Pengaruh Ekstrak Ethanol Propolis Terhadap Ekspresi Protein p53, Apoptosis dan Proliferasi Pada Kultur Sel Hepatoma ( Cell Line HepG2). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (273Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Latar Belakang Kanker hati atau hepatoma merupakan kanker peringkat kelima pada laki laki dan salah satu kanker dengan mortalitas tinggi di dunia. Terapi kanker hati selama ini masih memberikan hasil yang kurang memuaskan. Pengembangan propolis merupakan strategi baru sebaga i terapi adjuvant yang diharapkan dapat mengoptimalkan terapi standar yang ada. Peran propolis pada keganasan terkait kemampuannya dalam meningkatkan ekspresi p53, menginduksi apoptosis dan aktivitas anti proliferasi. Penelitian in vitro, menunjukkan propolis memiliki aktivitas proapoptosis pada berbagai jenis sel kanker, salah satunya sel kanker hati. Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian propolis terhadap ekspresi protein p53, apoptosis dan proliferasi pada kultur sel hepatoma (Cell Line HepG2 ). Metode Penelitian Jenis penelitian ini merupakan eksperimental kuasi dengan menggunakan post test with non equivalent control group design. Penelitian ini menggunakan kultur sel HepG2 ( Sel kanker hati ) dengan pemberian ekstrak ethanol propolis ( EEP). Pengamatan ekspresi p53 dengan metode imunositokimia, pengamatan proliferasi dengan MTT assay, sedangkan pengamatan apoptosis dengan flowcytometry. Analisis statistik menggunakan uji ANOVA dilanjutkan Post Hoc Test. Hasil Penelitian EEP cenderung menekan viabilitas sel HepG2 dengan IC50 sebesar 61µg/ml. Pemberian EEP meningkatkan ekspresi protein p53 pada dosis efektif 122µg/ml (2 IC50 EEP). Konsentrasi minimal 61µg/ml ( IC50 EEP) merupakan konsentrasi paling efektif dalam menekan proliferasi. Pada induksi apoptosis konsentrasi paling efektif adalah 30,5µg/ml ( ½ IC50 EEP). Kesimpulan Penelitian ini menunjukkan EEP mampu menekan viabilias sel HepG2. Pemberian EEP mampu meningkatkan ekspresi protein p53 dengan konsentrasi 122µg/ml (2IC50EEP). EEP pada konsentrasi minimal 61µg/ml (IC50) menurunkan proliferasi yang efektif pada sel HepG2. EEP pada konsentrasi 30,5µg/ml (1/2IC50) menginduksi apoptosis secara efektif pada sel HepG2. Kata kunci : EEP, cell line HepG2, P53, apoptosis, proliferasi

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Spesialis Ilmu Penyakit Dalam
    Depositing User: Noviana Eka
    Date Deposited: 01 Feb 2018 10:38
    Last Modified: 01 Feb 2018 10:38
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39415

    Actions (login required)

    View Item