PenPengaruh melatonin terhadap kadar IL-8 plasma, jumlah neutrofil darah, skor CAT dan lama rawat inap penderita PPOK eksaserbasi akutr

Nurromdoni, Ida (2018) PenPengaruh melatonin terhadap kadar IL-8 plasma, jumlah neutrofil darah, skor CAT dan lama rawat inap penderita PPOK eksaserbasi akutr. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (260Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Pendahuluan: Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) eksaserbasi merupakan kondisi akut yang ditandai perburukan gejala respirasi dari variasi normal harian dan membutuhkan perubahan terapi. Inflamasi pada PPOK eksaserbasi ditandai peningkatan kadar IL-8, gejala klinis dan risiko rawat inap. Melatonin mempunyai efek dan berperan sebagai antiinflamasi yang dapat digunakan sebagai terapi tambahan pada pasien PPOK eksaserbasi akut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh melatonin terhadap kadar IL-8 plasma, jumlah neutrofil darah, skor COPD assessment test (CAT), dan lama rawat inap penderita PPOK eksaserbasi akut Metode: Uji klinis eksperimental dengan pretest and posttest design ini dilakukan pada 30 penderita PPOK eksaserbasi akut di RSU Dr. Moewardi Surakarta dan RSUD dr.Soehadi Prijonegoro Sragen mulai tgl 8 Mei-31 Mei 2017. Sampel diambil secara consecutive sampling dibagi dalam dua kelompok meliputi kelompok perlakuan (n=15) mendapat terapi standar dan tablet melatonin 1x3mg/hari selama rawat inap dan kelompok kontrol hanya mendapat terapi standar (n=15).penurunan derajat inflamasi diukur dengan pemeriksaan IL-8 plasma, jumlah neutrofil darah, perbaikan klinis diukur dengan skor CAT dan lama rawat inap diukur saat datang ke rumah sakit dan terdiagnosis PPOK eksaserbasi secara klinis dan pada saat memenuhi kriteria untuk dipulangkan. Hasil: Terdapat perbedaan bermakna (p=0,024) penurunan kadar IL-8 plasma kelompok perlakuan (-13,1758,66 pg/ml ), dibanding kontrol (-7,513,33 pg/ml), bermakna (p=0,002) penurunan skor CAT kelompok perlakuan (-10,73±2,05) dibanding kelompok kontrol (-7,73±2,74), lama rawat inap bermakna dengan (p=0,001) kelompok perlakuan (6,73±1,16) dibanding kelompok kontrol (10,13±1,51), dan secara statistik tidak bermakna (p=0,91 7) penurunan jumlah neurofil darah kelompok perlakuan (-3.79 +3.25.103 sel/µL) dan kelompok kontrol (-2.90 +4.62103 sel/µL). Simpulan: Penambahan tablet melatonin 1x3mg/hari selama selama perawatan signifikan menurunkan kadar IL-8 plasma, skor CAT, dan lama rawat inap pasien PPOK eksaserbasi akut, tetapi tidak signifikan secara statistik menurunkan jumlah neutrofil darah pasien PPOK eksaserbasi akut Kata kunci: Tablet melatonin, PPOK eksaserbasi akut, Interleukine-8 plasma, jumlah neurofil darah, skor CAT, lama rawat inap

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pascasarjana
    Pascasarjana > Magister
    Pascasarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 01 Feb 2018 06:44
    Last Modified: 01 Feb 2018 06:44
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39388

    Actions (login required)

    View Item