Pengaruh Pemberian Probiotik Terhadap Kadar Procalcitonin dan Lama Perbaikan Klinis Pasien Pneumonia

NUGROHO, HARTANTO DWI (2018) Pengaruh Pemberian Probiotik Terhadap Kadar Procalcitonin dan Lama Perbaikan Klinis Pasien Pneumonia. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (88Kb)

    Abstract

    PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK TERHADAP KADAR PROCALCITONIN DAN LAMA PERBAIKAN KLINIS PASIEN PNEUMONIA Hartanto Dwi Nugroho, Reviono, Jatu Aphridasari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK UNS – RSUD Dr. Moewardi, Surakarta ABSTRAK Latar Belakang: Efek antibiotik pada komposisi mikrobiota salah satunya adalah berkurangnya organisme bermanfaat serta meningkatnya mikroba yang berpotensi membahayakan. Probiotik khususnya galur yang menghasilkan bacteriocins dapat digunakan sebagai profilaksis atau terapi untuk melawan infeksi bakterial. Subjek dan metode: Penelitian eksperimental dilaksanakan di RSUD Dr. Moewardi Surakarta selama bulan September 2017 sampai memenuhi jumlah sampel. Pasien dibagi menjadi kelompok perlakuan dengan pemberian terapi standar ditambah probiotik 2x5.109 CFU dan kelompok kontrol yang diberikan terapi standar pneumonia dan diperiksa kadar procalcitonin saat pasien masuk dan ketika perbaikan klinis. Perubahan pre-post dinilai dari kadar procalcitonin dan lama perbaikan klinis antara dua kelompok. Hasil: Sebanyak 22 subyek memenuhi kriteria dan dibagi menjadi dua kelompok. Tidak ada perbedaan karakteristik bermakna dan didapatkan penurunan signifikan kadar procalcitonin (3,02  6,08, p=0,005) pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (3,85  6,91). Penurunan kadar procalcitonin pada kedua kelompok secara statistik tidak berbeda signifikan (p=0,974). Lama pencapaian perbaikan klinis pada kelompok perlakuan (3,64  0,67) lebih cepat dibandingkan pada kelompok kontrol (4,09  0,83) namun tidak didapatkan perbedaan yang signifikan (p=0,182). Terdapat korelasi positif kuat dan bermakna antara lama pencapaian perbaikan klinis dengan kadar procalcitonin awal (r=0,676, p=0,001). Simpulan: Pemberian terapi tambahan probiotik dengan dosis 2x5.109 CFU/hari dapat menurunkan kadar procalcitonin serum yang berhubungan dengan lama pencapaian perbaikan klinis pada pneumonia walaupun secara statistik tidak berbeda signifikan dibandingkan terapi standar. Kata kunci: pneumonia, probiotik, procalcitonin, lama perbaikan klinis.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 01 Feb 2018 06:41
    Last Modified: 01 Feb 2018 06:41
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39387

    Actions (login required)

    View Item