Pengaruh Inhalasi Magnesium Sulfat Terhadap Kadar Substansi P dan Tumor Necrosis Factor Alpha Serum Pada Pasien Penyakit Paru Obstruksi Kronik Eksaserbasi Akut

HERLAMBANG, DR. HERRY (2018) Pengaruh Inhalasi Magnesium Sulfat Terhadap Kadar Substansi P dan Tumor Necrosis Factor Alpha Serum Pada Pasien Penyakit Paru Obstruksi Kronik Eksaserbasi Akut. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (167Kb)

    Abstract

    PENGARUH INHALASI MAGNESIUM SULFAT TERHADAP KADAR SUBSTANSI P DAN TUMOR NECROSIS FACTOR ALPHA SERUM PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIK EKSASERBASI AKUT Herry Herlambang*, MI.Diah Pramudianti**, Amiroh Kurniati***PPDS Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret,Surakarta; **Bagian Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta Intisari Pendahuluan: Magnesium sulfat (MgSO4) merupakan obat yang memiliki efek bronkodilator dan anti inflamasi. Substansi P adalah neuropeptida saluran napas, merupakan penanda keadaan inflamasi dan nyeri. Tumor necrosis factor alpha (TNF-α) suatu sitokin utama pada respon inflamasi akut sebagai marker inflamasi. Pada PPOK eksaserbasi akut terjadi bronkokonstriksi, hipersekresi mukus dan inflamasi. Penelitian bertujuan menunjukkan pengaruh inhalasi MgSO4 terhadap kadar substansi P dan TNF-α serum pada pasien PPOK eksaserbasi akut. Metode: Desain penelitian quasi experimental studies dengan pendekatan pre test dan post test pada kelompok perlakuan dan kontrol, pada bulan September – Oktober 2017, lokasi RSDM di Surakarta. Perbedaan rerata antara kelompok kontrol dan perlakuan bila data terdistribusi normal independent sample T test, Mann Whitney test terdistribusi tidak normal. Beda rerata pre dan post perlakuan satu kelompok berpasangan digunakan uji paired T bila data normal, uji Wilcoxon data tidak normal. Hasil bermakna p< 0,05 dengan interval kepercayaan (IK) 95%. Hasil: Pada kelompok perlakuan didapatkan kadar substansi P pre perlakuan: 2056,7± 603,01 pg/mL post perlakuan 679,64±148,24 pg/mL. Kadar TNF-α serum pre perlakuan 128,94 ±52,54 pg/mL, post perlakuan 6 (3-72) pg/mL, p< 0,05. Delta substansi P pada kelompok kontrol 241,88±314,19 pg/mL kelompok perlakuan 1378,6±599,91 pg/mL, p= 0,086. Delta TNF-α kelompok kontrol 67,64±90,84 pg/mL kelompok perlakuan 114,05±58,56 pg/mL, p= 0,001 Simpulan: Tidak didapatkan pengaruh pemberian inhalasi MgSO4 terhadap penurunan kadar substansi P (p= 0,086) namun terdapat pengaruh pada kadar TNF-α serum (p= 0,001) pasien PPOK eksaserbasi akut. Perlu dilakukan penelitian lanjutan secara multi center dan perlu pemeriksaan tambahan marker lain Kata Kunci: Inhalasi MgSO4, Substansi P, TNF-α, PPOK eksaserbasi akut

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > RB Pathology
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Spesialis Patologi
    Depositing User: Noviana Eka
    Date Deposited: 24 Jan 2018 12:10
    Last Modified: 24 Jan 2018 12:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39348

    Actions (login required)

    View Item