Implementasi Kurikulum 2013 Revisi pada Pembelajaran Debat (Studi Kasus Kelas X SMA Negeri 1 Karanganyar)

GUNAWAN, BOBY (2018) Implementasi Kurikulum 2013 Revisi pada Pembelajaran Debat (Studi Kasus Kelas X SMA Negeri 1 Karanganyar). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (529Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mendeskripsikan dan menjelaskan pemahaman guru mengenai perangkat aturan yang melandasi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi belajar; 2) mendeskripsikan dan menjelaskan perencanaan pembelajaran debat pada kurikulum 2013 revisi; 3) mendeskripsikan dan menjelaskan pelaksanaan pembelajaran debat pada kurikulum 2013 revisi; 4) mendeskripsikan dan menjelaskan evaluasi pembelajaran debat pada kurikulum 2013 revisi; dan 5) mendeskripsikan dan menjelaskan kendala dan solusi pembelajaran debat pada kurikulum 2013 revisi di SMA Negeri 1 Karanganyar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Karanganyar. Data penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Validitas data pada penelitian ini menggunakan trianggulasi sumber dan trianggulasi metode. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian ini: 1) pemahaman guru mengenai perangkat aturan yang melandasi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi belajar tergolong baik, terlihat dari kebenaran jawaban yang diberikan guru sejumlah 86% dan kesesuaian antara pemahaman dan kenyataan; 2) perencanaan dinilai dari 39 indikator yang diturunkan dari 14 komponen RPP. Perencanaan yang dilakukan tergolong baik karena dari 39 indikator tersebut hanya ada delapan indikator yang belum terpenuhi; 3) pelaksanaan pembelajaran debat terbagi menjadi 7, yaitu penjelasan konsep pembelajaran, penjelasan materi ajar, referensi materi ajar, metode pembelajaran, penggunaan media pembelajaran, langkah pembelajaran, dan implementasi nilai karakter; 4) evaluasi proses dan hasil yang dilakukan secara autentik yakni penilaian dengan teknik pengamatan, penilaian sejawat, penilaian tes, dan penilaian pertanyaan terbuka; dan 5) kendala dalam proses pembelajaran debat antara lain kehadiran siswa, sistem penilaian, konsep saintifik, dan fasilitas belajar. Solusi yang dilakukan guru yakni: a. memberikan sangsi yang tegas untuk mendiskualifikasi kelompok yang memiliki jumlah anggota kurang; b. belajar cepat dengan perkembangan teknologi, dan mendorong agar sering diadakan lokakarya mengenai sistem penilaian; c. memilih salah satu konsep saintifik yang disesuaikan kembali dengan kondisi dan kemampuan siswa; dan d. mencoba berkreasi dengan memanfaatkan potensi daerah untuk mendukung proses pembelajaran. Kata kunci: pembelajaran debat, kurikulum 2013 revisi, pemahaman perangkat aturan, proses pembelajaran, solusi dan kendala

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures
    Divisions: Pascasarjana
    Pascasarjana > Magister
    Pascasarjana > Magister > Pendidikan Bahasa Indonesia - S2
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 22 Jan 2018 23:47
    Last Modified: 22 Jan 2018 23:47
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39312

    Actions (login required)

    View Item