HUBUNGAN ANTARA ANDROPAUSE DENGAN STRES PADA PRIA BERISTRI

UMAM, DAVID NOOR (2010) HUBUNGAN ANTARA ANDROPAUSE DENGAN STRES PADA PRIA BERISTRI. Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (278Kb)

    Abstract

    David Noor Umam, G0005074, 2010. Hubungan antara Andropause dengan Stres pada Pria Beristri. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tujuan Penelitian: Pada pria usia lanjut, andropause terjadi karena penurunan kadar testosteron. Perubahan yang terjadi pada andropause tidak hanya pada aspek fisik, tetapi juga aspek psikis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara andropause dengan stres pada pria beristri. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif epidemiologi observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, subjek penelitian diambil berdasarkan kriteria inklusi (pria usia >40 tahun, memiliki istri yang sah, telah andropause, lama perkawinan > 15 tahun, anak minimal 2, tinggal di Desa Kemiri) dan kriteria ekslusi yang telah ditetapkan. Pengambilan sampel dengan cara purposive sampling yang dilanjutkan random sampling. Screening andropause menggunakan ADAM (Androgen Deficiency in the Aging Male) Questionnaire dan Screening stres menggunakan GHQ (General Health Questionnaire). Hasil Penelitian: Dari penelitian di dapatkan 58 subjek penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, dari 58 subjek penelitian yang telah andropause di dapatkan 52 orang (89,66%) positif stres dan 6 orang (10,34%) negatif stres berdasarkan screening GHQ. Data hasil penelitian diuji secara statistik dengan Uji Korelasi Pearson Product Moment(SPSS 17.0 for Windows). Uji statistik dengan tingkat tingkat keyakinan 95%, di dapatkan nilai r hitung=0,658, r tabel=0,448 dan p=0,000. Simpulan Penelitian: Ada hubungan positif, kuat dan sangat signifikan secara statistik antara andropause dengan stres pada pria beristri, dimana semakin tinggi skor ADAM Questionnaire, maka semakin tinggi pula skor GHQ Questionnaire atau dapat diartikan semakin banyak keluhan andropause yang dirasakan, semakin tinggi pula tingkat stresnya. ______________________________________________________________ Kata Kunci:Andropause, Stres, Pria Beristri

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Users 849 not found.
    Date Deposited: 14 Jul 2013 20:10
    Last Modified: 14 Jul 2013 20:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3930

    Actions (login required)

    View Item