aplikasi sumber ekstrak dan lama perendaman ekstrak bawang merah pada pertumbuhan kedelai

DESTRIATI, DESTRIATI (2018) aplikasi sumber ekstrak dan lama perendaman ekstrak bawang merah pada pertumbuhan kedelai. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (598Kb)

    Abstract

    Kedelai merupakan salah satu komoditas pertanian yang sangat dibutuhkan di Indonesia, baik sebagai bahan pangan, pakan ternak dan bahan baku industri. Produksi kedelai di Indonesia belum dapat memenuhi kebutuhan kedelai nasional. Upaya pengembangan terus dilakukan dengan berbagai teknologi dan salah satu upaya yaitu dengan mengaplikasikan zat pengatur tumbuh dari ekstrak bawang merah pada kedelai. Ekstrak bawang merah merupakan salah satu sumber zat pengatur tumbuh alami yang terbukti mengandung auksin dan giberelin. Penggunaan ekstrak bawang merah sebagai zat pengatur tumbuh pada tanaman telah banyak diteliti. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui lama perendaman dan sumber ekstrak bawang merah terbaik pada pertumbuhan kedelai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2016 sampai Januari 2017 di Lahan Penelitian Fakultas Pertanian, Jumantono, Karanganyar. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) faktorial dengan dua faktor perlakuan. Pertama, sumber ekstrak yang terdiri atas 2 taraf yaitu dorman dan 45 HST. Kedua, lama perendaman terdiri atas 4 taraf yaitu 3 jam, 6 jam, 12 jam dan 24 jam. Data dianalisis dengan analisis ragam taraf uji α = 5% dan analisis lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Peubah yang diamati meliputi kondisi lingkungan, uji perkecambahan, komponen pertumbuhan dan komponen produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak bawang merah menurunkan pertumbuhan dan hasil secara signifikan.Tidak terdapat interaksi antara lama perendaman dan sumber ekstrak bawang merah. Perlakuan ekstrak bawang merah mengakibatkan berat air/ekstrak yang diserap pada proses imbibisi menjadi menurun dibandingkan dengan perlakuan perendaman dengan air. Semakin lama perendaman ekstrak bawang merah menurunkan daya kecambah dan kecepatan kecambah. Sumber ekstrak dorman dan 45 HST berpengaruh sama pada daya kecambah dan kecepatan kecambah. Perlakuan sumber ekstrak dan lama perendaman ekstrak bawang merah memberikan respon yang sama terhadap semua variabel yang diamati kecuali berat 100 biji. Sumber ekstrak dorman dan 45 HST menurunkan berat 100 biji kedelai dari berat 100 biji normal kedelai varietas grobogan yaitu ± 18 gram.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Agroteknologi
    Depositing User: Noviana Eka
    Date Deposited: 20 Jan 2018 06:09
    Last Modified: 20 Jan 2018 06:09
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39288

    Actions (login required)

    View Item