EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAYDAN NUMBERED HEADS TOGETHER DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 16 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2011/2012

Sary, Anies Novita and Soeyono, and Pambudi, Dhidhi (2013) EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAYDAN NUMBERED HEADS TOGETHER DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 16 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2011/2012. Jurnal Pendidikan Matematika Solusi, 1 (1). pp. 1-7.

[img] PDF - Published Version
Download (236Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) model pembelajaran manakah diantara model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS), Numbered Heads Together (NHT)dan pembelajaran konvensional yang dapat menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik pada materi Belah Ketupat dan Layang-layang, (2) manakah yang menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik antara siswa dengan aktivitas belajar tinggi, sedang dan rendah pada materi Belah Ketupat dan Layang-layang, (3) apakah terdapat interaksi antara model pembelajaran dan aktivitas belajar matematika siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa pada materi Belah Ketupat dan Layang-layang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental semu.Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 16 Surakarta tahun ajaran 2011/2012. Pengambilan sampel dilakukan secara cluster ramdom sampling dan kelas yang digunakan adalah siswa dari 3 kelas.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, metode angket, dan metode tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama sebagai persyaratan analisis yaitu populasi berdistribusi normal menggunakan uji Lilliefors dan populasi mempunyai variansi yang sama (homogen) menggunakan metodeBartlett. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dan Numbered Heads Together tidak memberikan prestasi yang lebih baik dari model pembelajaran konvensional pada materi Belah Ketupat dan Layang- layang, (2) aktivitas belajar siswa memberikan perbedaan prestasi belajar siswa pada materi Belah Ketupat dan Layang-layang. Siswa dengan aktivitas belajar matematika tinggi memiliki prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa dengan aktivitas belajar sedang, siswa dengan aktivitas belajar matematika tinggi memiliki prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa dengan aktivitas belajar rendah dan siswa dengan aktivitas belajar matematika sedang memiliki prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa dengan aktivitas belajar rendah, (3) tidak terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan aktivitas belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa pada materi Belah Ketupat dan Layang-layang. Untuk model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray, model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together dan model pembelajaran konvensional, siswa dengan aktivitas belajar matematiks tinggi, sedang, dan rendah memiliki prestasi belajar matematika yang sama pada materi Belah Ketupat dan Layang-layang. Untuk siswa dengan aktivitas belajar matematika tinggi, sedang, dan rendah, model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray, model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together dan model pembelajaran konvensional memberikan prestasi yang sama padamateri Belah Ketupat dan Layang-layang. Kata Kunci : Two Stay Two Stray, Numbered Heads Together, Aktivitas Siswa, Prestasi Belajar

    Item Type: Article
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika
    Depositing User: Na'imatur Rofiqoh
    Date Deposited: 14 Jul 2013 20:14
    Last Modified: 14 Jul 2013 20:14
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3923

    Actions (login required)

    View Item