Pra rancangan pabrik benzaldehid dengan proses oksidasi toluen kapasitas 15000 ton per tahun

Noviani, Sela Murni (2018) Pra rancangan pabrik benzaldehid dengan proses oksidasi toluen kapasitas 15000 ton per tahun. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (180Kb)

    Abstract

    Pabrik benzaldehid dirancang dengan kapasitas 15.000 ton/tahun. Bahan baku yang digunakan adalah toluen dan udara. Bahan baku toluen diperoleh dari PT Styrindo Mono Indonesia, Cilegon dan udara diperoleh dari lingkungan. Pabrik direncanakan berdiri di Cilegon, Banten pada tahun 2020 dan beroperasi pada tahun 2021. Kegunaan benzaldehid adalah sebagai bahan dasar pembuatan senyawa benzoat (herbisida), flavoring agent dan odorant pada industri makanan dan minuman, pemberi aroma wangi pada industri sabun, parfum, dan kosmetik, dan juga sebagai bahan intermediet pada pewarna benzyl benzoate dan cinnamic acid, dan pada pembuatan obat-obatan di industri farmasi. Benzaldehid dibuat dengan proses oksidasi toluen dengan katalis V2O5 pada suhu 350oC dan tekanan 2 atm dalam multitube fixed bed reactor pada kondisi non adiabatic dan isothermal. Reaksi berlangsung secara eksotermis. Bahan baku yang dibutuhkan adalah toluen 98,8% berat sebanyak 15.040.230 kg/tahun (1,002 kg/kg produk) dan udara sebanyak 213.317.990 kg/tahun (14,22 kg/kg produk), dengan konversi toluene yang bereaksi 100%. Untuk memurnikan benzaldehid digunakan menara distilasi, sehingga diperoleh benzaldehid dengan kemurnian 98% berat. Pada prarancangan dihasilkan pula produk samping asam benzoat 99% berat sebanyak 792.269 kg/tahun (0,05 kg/kg produk), maleik anhidrid 99,5% berat sebanyak 466.662 kg/tahun (0,03 kg/kg produk), quinon 97% berat sebanyak 959.999 kg/tahun (0,06 kg/kg produk). Unit pendukung proses pabrik meliputi unit pengadaan air pendingin sebanyak 38,139 m3/jam (0,02 m3 air/kg produk), unit pengadaan air konsumsi umum dan sanitasi sebanyak 0,352 m3/jam (0,0002 m3 air/kg produk), unit pengadaan udara tekan 59,465 m3/jam (0,031 m3/kg produk), tenaga listrik sebesar 221,49 kW ( 0,116 kWh//ton produk), dan bahan bakar Industrial Diesel Oil (IDO) untuk generator sebanyak 31,407 L/jam (0,016 liter/kg produk). Pabrik juga didukung laboratorium yang mengontrol mutu bahan baku dan produk. Bentuk perusahaan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan struktur organisasi line and staff. Jumlah kebutuhan tenaga kerja sebanyak 104 orang yang terdiri dari 52 karyawan non shift dan 52 karyawan shift. Pabrik beroperasi selama 24 jam per hari dan 330 hari/tahun. Harga bahan baku toluen sebesar Rp 8.792,-/kg (Rp 8.815,-/kg produk), sedangkan harga produk benzaldehid sebesar Rp 42.206,-/kg,harga produk asam benzoat sebesar Rp 22.510,-/kg, harga produk maleik anhidrid sebesar Rp 8.441,-/kg, harga produk quinon sebesar Rp 39.392,-/kg. Berdasarkan hasil analisis ekonomi diperoleh, modal tetap sebesar Rp 191.348.548.104,- dan modal kerja Rp 307.152.314.326,-.Biaya produksi total per tahun sebesar Rp 567.139.342.908,-. Analisis kelayakan menunjukkan bahwa ROI (Return on Investment) sebelum dan sesudah pajak sebesar 61,79 dan 49,43%, POT (Pay Out Time) sebelum dan sesudah pajak selama 1,39 dan 1,68 tahun, BEP (Break Event Point) 48,41% dan SDP (Shut Down Point) 36,72 %. Sedangkan DCF (Discounted Cash Flow) sebesar 27,34 %. Berdasarkan hasil evaluasi di atas, pabrik benzaldehid dengan kapasitas 15.000 ton/tahun dinilai layak untuk didirikan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TP Chemical technology
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > D3 - Teknik Kimia
    Depositing User: Retno Andriani
    Date Deposited: 08 Jan 2018 21:35
    Last Modified: 08 Jan 2018 21:35
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39210

    Actions (login required)

    View Item