EFEK TERAPI KOMBINASI KLOROKUIN DAN SERBUK Lumbricus rubellusTERHADAP EKSPRESI GEN ICAM-1 PADA MENCIT SWISS YANG DIINFEKSI Plasmodium berghei ANKA

BAETI, DEVI NURUL (2010) EFEK TERAPI KOMBINASI KLOROKUIN DAN SERBUK Lumbricus rubellusTERHADAP EKSPRESI GEN ICAM-1 PADA MENCIT SWISS YANG DIINFEKSI Plasmodium berghei ANKA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (490Kb)

    Abstract

    DEVI NURUL BAETI, G0006065, 2010. Efek Terapi Kombinasi Klorokuin dan Serbuk Lumbricus rubellusterhadap Ekspresi Gen ICAM-1 pada Mencit Swiss yang Diinfeksi Plasmodium bergheiANKA. Penyakit malaria masih merupakan masalah kesehatan bagi dunia. Penelitian membuktikan bahwa ICAM-1 sangat berperan pada proses cytoadherence dan rosetting yang menyebabkan komplikasi malaria serebral. Lumbricus rubellus telah banyak digunakan dalam pengobatan penyakit-penyakit dan memiliki efek fibrinolitik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek terapi kombinasi klorokuin dan serbuk Lumbricus rubellusterhadap ekspresi gen ICAM-1 pada Mencit Swiss yang diinfeksi Plasmodium bergheiANKA. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorik. Hewan uji yang digunakan adalah Mencit Swiss jantan berumur 3 bulan dengan berat badan 20-30 gram. Mencit dibagi ke dalam 5 kelompok. Kelompok I adalah kelompok dimana mencit tidak diberi perlakuan apapun. Kelompok II adalah kelompok mencit yang hanya diinfeksi Plasmodium bergheiANKA. Kelompok III adalah kelompok mencit yang diinfeksi Plasmodium berghei ANKA dan diberikan terapi klorokuin. Kelompok IV adalah kelompok mencit yang diinfeksi Plasmodium berghei ANKA dan diberikan terapi klorokuin serta serbuk Lumbricus rubellus. Kelompok V adalah kelompok mencit yang diinfeksi Plasmodium berghei ANKA dan diberikan terapi serbuk Lumbricus rubellus. Organ limpa mencit diambil untuk dilakukan isolasi RNA, RT-PCR dan elektroforesis untuk melihat gambaran gen ICAM-1. Hasil elektroforesis dianalisis secara semikuantitatif menggunakan INH software. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan ekspresi gen ICAM-1 diantara kelompok perlakuan dan hasil yang paling baik ditunjukkan oleh kelompok IV. Hasil uji Kruskal Wallismasing-masing kelompokperlakuan menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05). Uji post hoc Mann Whitney menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antar kelompok perlakuan dengan nilai p < 0,05, kecuali antara kelompok I dan III, I dan IV, serta III dan IV. Terapi kombinasi klorokuin dan serbuk Lumbricus rubellus pada mencit model malaria menunjukkan hasil yang lebih baik dalam menghambat ekspresi gen ICAM-1 dibandingkan terapi hanya dengan menggunakan klorokuin atau Lumbricus rubellus. Kata kunci: malaria, klorokuin, Lumbricus rubellus, ICAM-1

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Users 849 not found.
    Date Deposited: 14 Jul 2013 19:58
    Last Modified: 14 Jul 2013 19:58
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3917

    Actions (login required)

    View Item