Perbandingan Karakteristik Thin Surfacing Hot Mix Asphalt Di Laboratorium Dengan Hasil Coring Di Lapangan Serta Analisis Skid Resistance

SURYOAJI, YUSUF (2018) Perbandingan Karakteristik Thin Surfacing Hot Mix Asphalt Di Laboratorium Dengan Hasil Coring Di Lapangan Serta Analisis Skid Resistance. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (91Kb)

    Abstract

    S.Yusuf, 2017, Perbandingan Karakteristik Thin Surfacing Hot Mix Asphalt Di Laboratorium Dengan Hasil Coring Di Lapangan Serta Analisis Skid Resistance. Skripsi, Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Dalam penelitian-penelitian yang telah dilakukan, sampel Thin Surfacing umumnya dibuat di laboratorium. Dari sampel yang dibuat di laboratorium tersebut, didapat nilai stabilitas yang tinggi dan nilai Indirect Tensile Strength yang tinggi. Namun apakah akan didapat hasil yang sama tinggi apabila sampel tersebut adalah sampel hasil coring di lapangan ? Tujuan dalam penelitian ini adalah membandingkan sampel Thin Surfacing yang dibuat di laboratorium dengan sampel hasil coring dari lapangan terhadap pengujian Marshall, Indirect Tensile Strength test, dan seberapa besar pengaruh jumlah variasi gilasan terhadap skid resistance. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental yang dilaksanakan di Laboratorium Jalan Raya Universitas Sebelas Maret Surakarta dan di desa Madegondo, kecamatan Grogol, kabupaten Sukoharjo.. Adapun cara untuk menentukan kadar aspal yang akan digunakan tersebut melalui pencarian kadar aspal optimum yang didapat saat pembuatan sampel di laboratorium. Benda uji pada penelitian ini ada dua macam yakni benda uji yang dibuat di laboratorium dan benda uji hasil coring di lapangan. Untuk proses coring dilakukan di desa Madegondo dari jalan yang baru dibuat dengan dimensi 3m x 1m dan setiap 1 meter dilakukan variasi gilasan. Adapun variasi gilasan yang dilakukan yaitu 10 gilasan, 15 gilasan, dan 20 gilasan. Untuk setiap variasi gilasan dilakukan coring untuk mendapat 6 sampel. Sebelum coring, dilakukan pengujian skid resistance dengan alat rolling straightedge. Hasil analisis benda uji menunjukkan bahwa besar nilai stabilitas dan nilai ITS sampel hasil coring jauh dari sampel yang dibuat di laboratorium meskipun telah dilakukan beberapa variasi pemadatan. Sedangkan besarnya nilai Skid Resistance dari beberapa variasi gilasan sebanyak 10 gilasan, 15 gilasan dan 20 gilasan berturut–turut menurun. Hal ini menunjukkan bahwa semakin kecil nilai koefisien PrI semakin baik tingkat kerataan aspal. Sebaliknya, semakin besar nilai koefisien PrI mengindikasikan tekstur permukaan jalan yang kasar dan meningkatkan kekesatan permukaan jalan

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Wahyu Trianingsih
    Date Deposited: 07 Jan 2018 10:04
    Last Modified: 07 Jan 2018 10:04
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39164

    Actions (login required)

    View Item