Analisis Pola Komunikasi Scientific pada Pembelajaran Biologi dan Hubungan antara Frekuensi Komunikasi Scientific serta Hasil Belajar Bahasa Indonesia terhadap Kemampuan Komunikasi Interpersonal Siswa

ITSNAINI, SUSANA MEGA (2018) Analisis Pola Komunikasi Scientific pada Pembelajaran Biologi dan Hubungan antara Frekuensi Komunikasi Scientific serta Hasil Belajar Bahasa Indonesia terhadap Kemampuan Komunikasi Interpersonal Siswa. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (575Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) pola komunikasi scientific pada pembelajaran biologi; (2) penyebab terbentuk pola komunikasi scientific di kelas biologi (3) hubungan frekuensi komunikasi scientific serta hasil belajar bahasa Indonesia terhadap kemampuan komunikasi interpersonal siswa. Penelitian ini adalah penelitian observasi kelas, yang dilakukan di dua kelas XI IPA SMA Negeri Gondangrejo yang dipilih secara acak. Siswa yang terlibat sejumlah 55 siswa, dan dua orang guru biologi juga menjadi partisipan. Data penelitian adalah proses komunikasi di dalam kelas yang diperoleh dari hasil observasi pembelajaran di dua kelas selama 10 kali, wawancara kepada sembilan siswa untuk menggali informasi terkait faktor kendala komunikasi saintifik di kelas. Analisis pola komunikasi menggunakan matriks VICS Flanders dan kendala komunikasi dianalisis berdasarkan kategorisasi menurut Lunenburg, yaitu hambatan: proses; fisik; semantik; dan psikososial. Data yang lain adalah frekuensi komunikasi scientific, dokumentasi berupa hasil belajar bahasa Indonesia, dan angket kemampuan komunikasi interpersonal siswa. Analisis kuantitatif menggunakan uji regresi linear berganda dengan SPSS Statistics 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang terjadi adalah pola komunikasi seimbang antara guru dan siswa, dibuktikan dengan persentase wilayah C G J K L M P R sebesar 52,43%. Adapun persentase wilayah dominasi guru, yaitu wilayah A B D E F H I sebesar 24,79%, dan dominasi siswa berada pada wilayah N O S T (22,78%). Pola komunikasi scientific yang terbentuk merupakan komunikasi dua arah tetapi menunjukkan inisiasi komunikasi scientific siswa rendah. Berdasarkan wawancara kepada siswa, diketahui kendala berkomunikasi di kelas umumya disebabkan oleh hambatan psikososial. Berdasarkan analisis kuantitatif tidak terdapat pengaruh secara independen maupun simultan pada frekuensi komunikasi scientific serta hasil belajar bahasa Indonesia terhadap kemampuan komunikasi interpersonal siswa. Kata kunci: komunikasi scientific, pola komunikasi, VICS Flanders, kendala komunikasi

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
    Depositing User: Wahyu Trianingsih
    Date Deposited: 06 Jan 2018 22:47
    Last Modified: 06 Jan 2018 22:47
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39105

    Actions (login required)

    View Item