STRATEGI ANGOLA DAN KETERLIBATAN KEKUATAN EKSTERNAL DALAM RESOLUSI KONFLIK PERANG SIPIL PASCA KEGAGALAN POWER-SHARING

NUGROHO, RIZQI AGUNG (2018) STRATEGI ANGOLA DAN KETERLIBATAN KEKUATAN EKSTERNAL DALAM RESOLUSI KONFLIK PERANG SIPIL PASCA KEGAGALAN POWER-SHARING. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1617Kb)

    Abstract

    ABSTRAK RIZQI AGUNG NUGROHO, NIM D0413045, judul skripsi STRATEGI ANGOLA DAN KETERLIBATAN KEKUATAN EKSTERNAL DALAM RESOLUSI KONFLIK PERANG SIPIL PASCA KEGAGALAN POWER-SHARING. Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Angola langsung mengalami masa perang sipil setelah lepas dari Portugal. Strategi pemerintah dalam mengatasi perang sipil yang pecah di Angola selama 27 tahun ini merupakan topik utama yang dikaji dalam penelitian ini. Strategi pemerintah Angola ini dikaji dari keterlibatan pihak ketiga dan pendekatan secara militer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka dan wawancara lewat email. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif yang terdiri dari tahap reduksi data, analisis, penyajian data, dan kemudian penarikan kesimpulan. Kerangka pemikiran penelitian ini berangkat dari analisis institusionalisasi etnis, permulaan pemberontakan, serta menggunakan teori resolusi konflik oleh Dean G. Pruitt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permulaan konflik didasari jarak antar etnis yang tidak diimbangi dengan adanya proses pembagian kekuasaan. Sehingga konflik berlanjut ketahap yang lebih parah. Ditambah lagi, kekuatan eksternal yang memberi sponsor kepada dua pihak yang bertikai memperpanjang jalannya konflik. Intervensi humanitarian dari PBB juga gagal menyatukan pemerintah (MPLA) dan UNITA (basis etnis Ovimbundu). Setelah UNITA melakukan kesalahan MPLA, berhasil mengeksploitasinya. MPLA mendapat legitimasi tambahan dari masyarakat internasional. Akhirnya, MPLA berganti strategi untuk mengahiri perang sipil menjadi ‘perdamaian lewat peperangan’ dan terus menekan UNITA hingga menandatangani perjanjian perdamaian. Sehingga dapat disimpulkan bahwa keterlibatan pihak ketiga menambah dinamika perang sipil dan kebijakan MPLA untuk melancarkan aksi militer terhadap UNITA berhasil untuk mewujudkan ‘perdamaian’. Kata kunci: Perang Sipil, Kekuatan Eksternal, Pembagian Kekuasaan, Resolusi Konflik, Perdamaian.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > Hubungan Internasional
    Depositing User: Wahyu Trianingsih
    Date Deposited: 06 Jan 2018 18:16
    Last Modified: 06 Jan 2018 18:16
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39081

    Actions (login required)

    View Item