DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERDASARKAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA CARUBAN, PROVINSI JAWA TIMUR

JUNIATMOKO, RONNAWAN (2018) DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERDASARKAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA CARUBAN, PROVINSI JAWA TIMUR. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1117Kb)

    Abstract

    Penetapan kawasan Kota Caruban menjadi Ibukota Kabupaten Madiun menuntut adanya penyediaan lahan untuk mendukung fungsinya sebagai ibukota kabupaten. Pemerintah Daerah harus menyediakan RTH publik sebesar 20 % dari luas total kota. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan suhu Ruang Terbuka Hijau di Kota Caruban, mengkaji kondisi suhu yang memenuhi suhu ideal pada RTH di Kota Caruban dan mengkaji daya tampung lingkungan berdasarkan perhitungan daya dukung lingkungan pada Ruang Terbuka Hijau di kawasan Kota Caruban. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei dengan pendekatan observasi partisipatif. Analisis suhu menggunakan analisis suhu ideal dengan menggunakan rumus Thom, analisis penutupan lahan dengan cropping dan digitasi citra ikonos, analisis kebutuhan RTH ditinjau dari luas wilayah, jumlah penduduk dan kebutuhan oksigen dengan metode gerakis. Tempat penelitian dilakukan pada 7 tempat yang merupakan RTH Publik dan pengukuran suhu dilakukan selama 3 hari. Hasil penelitian tersebut, suhu ideal Kota Caruban antara 24,9°C - 27,5°C. Suhu rata-rata pada pagi hari 24,8°C, suhu rata- rata pada siang hari 31,7°C dan suhu rata- rata pada sore hari 26,3°C. Kondisi suhu cukup sejuk untuk ke enam lokasi, dengan suhu ideal untuk kategori sejuk antara 25,8°C – 26,9°C, sedangkan dengan kategori agak dingin bersuhu 24, 9°C, dan satu lokasi agak panas terletak di Jalan Ahmad Yani jalan arteri primer Solo-Surabaya pada suhu ideal antara 27,3°C- 27,5°C. Luas RTH Kota Caruban 87,20 hektar, masih belum memenuhi kebutuhan RTH Ideal seluas 132,86 hektar. Daya dukung lingkungan berdasarkan RTH Kota Caruban sejumlah 6.320 batang pohon. Daya tampung Kota Caruban sebesar 7.886 batang pohon. Kekurangan RTH berdasarkan kebutuhan oksigen seluas 45,66 hektar, dan kekurangan pohon sejumlah 1.546 batang pohon.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
    Divisions: Pascasarjana
    Pascasarjana > Magister
    Pascasarjana > Magister > Ilmu Lingkungan
    Depositing User: Wahyu Trianingsih
    Date Deposited: 06 Jan 2018 18:12
    Last Modified: 06 Jan 2018 18:12
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39079

    Actions (login required)

    View Item