PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN MOLASSES TERHADAP KARAKTERISTIK PASIR CETAK DAN CACAT GASHOLES PADA PENGECORAN LOGAM ALUMINIUM

PAMBUDI, RIFAI AGUNG STYA (2018) PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN MOLASSES TERHADAP KARAKTERISTIK PASIR CETAK DAN CACAT GASHOLES PADA PENGECORAN LOGAM ALUMINIUM. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (2297Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Rifai Agung Stya Pambudi. K2513058. PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN MOLASSES TERHADAP KARAKTERISTIK PASIR CETAK DAN CACAT GASHOLES PADA PENGECORAN LOGAM ALUMINIUM. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) pengaruh penambahan molasses terhadap kadar air pada pasir cetak (2) pengaruh penambahan molasses terhadap permeabilitas pada pasir cetak. (3) pengaruh penambahan molasses pada pasir cetak terhadap cacat gasholes pada pengecoran logam aluminium. Penelitian ini dilaksanakan di Politeknik Manufaktur, Ceper, Klaten. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pre-experimental design dengan bentuk design one-shot case study. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah variasi molasses dengan kadar 6%, 7% dan 8%, dan variabel terikatnya adalah kadar air, permeabilitas dan cacat gasholes. Pengujian yang dilakukan adalah uji permeabilitas menggunakan permeability tester. Uji kadar air dengan moisture analyzer¸dan uji cacat gasholes secara kualitatif atau visual dan secara kuantitatif atau perhitungan cacat gasholes. Hasil penelitian penambahan variasi molasses 6% s/d 8% pada pasir cetak adalah: (1) Semakin tinggi penambahan molasses pada pasir cetak semakin meningkatkan kadar airnya. Kadar air terendah terjadi pada kadar molasses 6% yaitu 3,44%, dan kadar air paling tinggi terjadi pada kadar molasses 8% yaitu 4,34% (2) Semakin tinggi penambahan molasses pada pasir cetak semakin menurunkan nilai permeabilitasnya. Nilai permeabilitas paling rendah terjadi pada kadar molasses 8% yaitu 145,34 cm3/menit dan nilai permeabilitas paling tinggi terjadi pada kadar molasses 6% yaitu163,34 cm3/menit. (3) Semakin tinggi penambahan molasses pada pasir cetak menghasilkan cacat gasholes yang lebih sedikit. Cacat gasholes paling sedikit terdapat pada variasi molasses 8% yaitu 1,55 cm3 dan Cacat gasholes paling banyak terdapat pada variasi molasses 6% yaitu 5,30 cm3. Kata kunci: molasses, kadar air, permeabilitas, cacat gasholes, pasir cetak.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Teknik Mesin
    Depositing User: Wahyu Trianingsih
    Date Deposited: 06 Jan 2018 16:06
    Last Modified: 06 Jan 2018 16:06
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39062

    Actions (login required)

    View Item