PERBEDAAN PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DAN INQUIRY LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SEJARAH DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA DI SMA NEGERI KOTA MADIUN

H, LAILI MASITHOH Latif (2018) PERBEDAAN PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DAN INQUIRY LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SEJARAH DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA DI SMA NEGERI KOTA MADIUN. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (847Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Perbedaan pengaruh penggunaan model pembelajaran Discovery Learning dan Inquiry Learning terhadap prestasi belajar sejarah siswa di SMA N kota Madiun. (2) Perbedaan pengaruh kreativitas tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar siswa di SMA N Kota Madiun. (3) Interaksi pengaruh antara model pembelajaran dan kreativitas terhadap prestasi belajar sejarah siswa di SMAN Kota Madiun. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI di SMA N Kota Madiun Tahun ajaran 2016-2017. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 2 SMA N 2 Kota Madiun dan siswa kelas XI IPS 4 SMA N 4 Kota Madiun. Teknik pengambilan sampel menggunakan multi stage cluster random sampling Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian kuasi eksperimen. Penelitian ini memiliki 3 variabel yakni 2 variabel bebas yakni pertama, model discovery learning dan inquiry learning, dan kedua variabel atributif yakni kreativitas tinggi dan rendah. Selanjutnya, 1 variabel terikat yakni prestasi belajar sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, ada perbedaan pengaruh dari penggunaan model discovery learning dan inquiry learning terhadap prestasi belajar sejarah, dimana model inquiry learning memiliki rata-rata lebih tinggi yakni 75,303 dibandingkan dengan model discovery learning yakni 65,869 dan nilai F_hitung (9,643) > F_Tabel (3,18). Kedua, ada perbedaan pengaruh dari kreativitas siswa terhadap prestasi belajar sejarah dimana kreativitas siswa dengan kategori tinggi memiliki rata-rata prestasi belajar lebih tinggi yakni 67,694 dibandingkan dengan kreativitas siswa dengan kategori rendah yakni 56,372, dan diperoleh nilai F_hitung (20,774) > F_Tabel (3,18). Ketiga, berdasarkan perhitungan analisis varian dua jalan diperoleh nilai F_hitung (2,490) < F_Tabel (3,18), maka dapat dikatakan tidak terdapat interaksi pengaruh model pembelajaran dan kreativitas siswa terhadap prestasi belajar sejarah untuk kelas discovery learning dengan kelas inquiry learning. Dengan demikian, maka dapat disimpulkan 1) Ada perbedaan pengaruh dari penggunaan model discovery learning dan inquiry learning terhadap prestasi belajar sejarah. 2) Ada perbedaan pengaruh dari kreativitas siswa terhadap prestasi belajar sejarah. 3) Tidak terdapat interaksi pengaruh model pembelajaran dan kreativitas siswa terhadap prestasi belajar sejarah untuk kelas discovery learning dengan kelas inquiry learning. Kata Kunci : Discovery, Inquiry, Kreativitas, Prestasi Belajar Sejarah

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
    Divisions: Pascasarjana
    Pascasarjana > Magister
    Pascasarjana > Magister > Pendidikan Sejarah - S2
    Depositing User: Wahyu Trianingsih
    Date Deposited: 05 Jan 2018 21:09
    Last Modified: 05 Jan 2018 21:09
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39005

    Actions (login required)

    View Item