Perbedaan sensitivitas dan spesifisitas antara pemeriksaan NMP22 bladdercheck dan sitologi urin pada pasien yang dicurigai menderita kanker kandung kemih

Ahmadan, Ndaru Bintang (2017) Perbedaan sensitivitas dan spesifisitas antara pemeriksaan NMP22 bladdercheck dan sitologi urin pada pasien yang dicurigai menderita kanker kandung kemih. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (317Kb)

    Abstract

    ABSTRAK PERBEDAAN SENSITIVITAS DAN SPESIFISITAS ANTARA PEMERIKSAAN NMP22 BLADDERCHECK DAN SITOLOGI URIN PADA PASIEN YANG DICURIGAI MENDERITA KANKER KANDUNG KEMIH Latar Belakang : Diagnosis dini dari kanker kandung kemih sangat mempengaruhi prognosis pasien. Gold standart yang digunakan untuk mendeteksi kanker kandung kemih adalah pemeriksaan sistoskopi yang dikombinasikan dengan histopatologi. Sedangkan skrining dengan sitologi urin dan penanda tumor salah satunya adalah NMP22 BladderCheck Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan sensitivitas dan spesifisitas antara pemeriksaan NMP22 BladderChek dan sitologi urin pada pasien yang dicurigai menderita kanker kandung kemih Metode : Penelitian ini merupakan penelitian uji diagnostik cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah dengan accidental sampling yang sudah disesuaikan dengan kriteria restriksi. Uji Sensitivitas dan Spesifisitas dengan menggunakan Tabel 2 X 2 antara NMP22 Bladdercheck dan sitologi urin dengan hasil histopatologinya Hasil : Berdasarkan jenis kelamin didapatkan 23 orang (76,66%) berjenis kelamin laki-laki dan 7 orang (23,33%) berjenis kelamin perempuan. Berdasarkan usia, didapatkan 28 orang (93,33%) berusia diatas 50 tahun, dan 2 orang berusia dibawah 50 tahun (6,66%). Sebanyak 23 orang (76,66%) adalah perokok, dan hanya 7 orang (23,33%) yang bukan perokok. Berdasarkan hasil histopatologi, hampir seluruh kasus kanker kandung kemih adalah karsinoma sel transisional yang terdiri dari 1 kasus (3,33%) grade I, 12 kasus (40%) grade II, dan 10 kasus (33,33%) grade III. 7 kasus (23,33%) hasil patologinya tidak ganas. Simpulan : Didapatkan perbedaan sensitivitas dan spesifisitas antara pemeriksaan NMP22 BladderChek dan sitologi urin. NMP22 BladderChek memiliki sensitivitas sebesar 91,30% (baik), dan spesifisitas sebesar 71,43% (sedang). Sedangkan sensitivitas sitologi urin sebesar 73,9% (sedang) dan spesifisitas sebesar 57,1% (rendah). NMP22 BladderChek memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang lebih baik dibandingkan dengan sitologi urin. Namun keduanya belum bisa digunakan sebagai pengganti dari pemeriksaan histopatologi sebagai pemeriksaan gold standart. Kata Kunci : Kanker kandung kemih, sitologi urin, NMP22 Bladdercheck, Histopatologi

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Spesialis Ilmu Bedah
    Depositing User: Cantya Dyana Larasati
    Date Deposited: 05 Jan 2018 00:02
    Last Modified: 05 Jan 2018 00:02
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38951

    Actions (login required)

    View Item