PENGARUH DOSIS DAN LAMA PEMBERIAN EKSTRAK TEMULAWAK (CURCUMA XANTHORIZZA ROXB) TERHADAP ASUPAN MAKANAN DAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI ANEMIA

HERLINA, NENI (2018) PENGARUH DOSIS DAN LAMA PEMBERIAN EKSTRAK TEMULAWAK (CURCUMA XANTHORIZZA ROXB) TERHADAP ASUPAN MAKANAN DAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI ANEMIA. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (14Kb)

    Abstract

    Abstrak Neni Herlina. S531508035. 2017. PENGARUH DOSIS DAN LAMA PEMBERIAN EKSTRAK TEMULAWAK (CURCUMA XANTHORIZZA ROXB) TERHADAP ASUPAN MAKANAN DAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI ANEMIA. Tesis. Pembimbing I : Dono Indarto, dr.,M. Biotech.St, Ph.D; Pembimbing II : Dr. Eti Poncorini Pamungkasari, dr.,M.Pd. Program studi Ilmu Gizi, Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. ABSTRAK Latar Belakang: Remaja putri merupakan kelompok yang rentan terhadap masalah gizi, terutama anemia. Anemia pada saat remaja akan mempengaruhi proses tumbuh kembang dan pada fase berikutnya: kehamilan dan melahirkan.Tujuan : penelitian ini untuk menganalisis pengaruh lama dan dosis pemberian kurkumin terhadap asupan makanan dan kadar hemoglobin pada remaja putri.Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan pretest dan posttest control group design. Kelompok kontrol sebanyak 16 orang , P1 sebanyak 16 orang, P2 sebanyak 17 orang dan P3 sebanyak 17 orang.di tentukan dengan purposive sampling. Intervensi dilakukan selama 8 minggu . Penggukuran kadar hemoglobin menggunakan metode cyanmethemoglobin . Data asupan makanan sebelum, selama dan sesudah intervensi diperoleh melalui food recall 2x 24 jam. Analisis data menggunakan uji analisis two way anova dilanjutkan dengan post hoc test, uji friedman dan uji wilcoxon dengan taraf signifikansi p<0.05. Hasil : Karakteristik orang tua dan subjek baik dari segi usia, IMT, uang saku, gejala disminorhe dan kadar hemoglobin awal di semua kelompok tidak ada perbedaan secara bermakna. Asupan makanan selama 4 minggu pada kelompok intervensi P2 mengalami kenaikan yang bermakna dengan rerata asupan energi (1565,29±519,37 kcal) lebih tinggi dibandingkan kelompok yang lain dengan nilai p< 0.001. Kenaikan kadar Hemoglobin pada kelompok intervensi pada minggu ke -8 sudah memiliki kadar Hb > 12 mg/ dL sedangkan untuk kelompok kontrol rerata kadar Hb masih dibawah hb normal < 12 mg/dL. Kesimpulan: Dosis dan lama pemberian kurkumin dapat meningkatkan asupan makanan dan kadar hemoglobin pada remaja putri anemia. Kata Kunci : Dosis, lama pemberian, kurkumin, asupan makanan dan kadar hemoglobin, remaja putri anemia

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
    Divisions: Pascasarjana
    Pascasarjana > Magister
    Pascasarjana > Magister > Ilmu Gizi
    Depositing User: Wahyu Trianingsih
    Date Deposited: 04 Jan 2018 23:28
    Last Modified: 04 Jan 2018 23:28
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38946

    Actions (login required)

    View Item