Hubungan Stres Kerja dan Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja Batik Brotoseno Masaran, Sragen.

CHALID, AULIA (2018) Hubungan Stres Kerja dan Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja Batik Brotoseno Masaran, Sragen. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (509Kb)

    Abstract

    Hubungan Stres Kerja dan Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja Batik Brotoseno Masaran, Sragen. ABSTRAK Aulia Chalid, R0213013, 2017. Hubungan Stres Kerja dan Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja Batik Brotoseno Masaran, Sragen. Skripsi Program D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakultas Kedokteran. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Latar Belakang : Industri batik Brotoseno Masaran Kabupaten Sragen merupakan salah satu industri batik yang cukup besar di daerah Masaran. Pada industri batik Brotoseno terdapat 32 orang tenaga kerja pebatik tulis. Proses pembuatan batik dilakukan secara konvensional dan secara terus-menerus untuk mencapai target. Beban kerja yang tinggi didapat tenaga kerja setiap hari, keharusan dalam mencapai target produksi dan beban kerja yang tinggi mampu menyebabkan kelelahan kerja. Berdasarkan survey awal, dari 3 tenaga kerja dua pekerja mengalami kelelahan kerja berat dan satu pekerja mengalami kelelahan sedang. Sementara hasil pengukuran denyut nadi menggunakan finger pulse oksimetri sebagai manivestasi beban kerja rata-rata diatas 110 denyut/menit yang menunjukkan beban kerja sedang, serta dilihat dari hasil pengisian kuesioner daily hassles stress scale tingkat stres pekerja diketahui memiliki tingkat stres sedang dua orang dan tingkat stres tinggi satu orang. Metode : Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 32 orang. teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dan didapatkan 32 sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kuesioner daily hassles stress scale untuk menilai tingkat stres, oksimetri untuk menilai beban kerja, reaction timer untuk menilai kelelahan kerja dan lembar isian data untuk mencatat identitas, umur, dan masa kerja. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Gamma n Sommers. Hasil : Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan stres kerja dengan kelelahan kerja (p value = 0,767). Terdapat hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja (p value = 0,000). Tidak terdapat hubungan antara usia dengan kelelahan kerja (p value = 0,302) dan terdapat hubungan masa kerja dengan kelelahan kerja (p value = 0,021). Simpulan : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara stres kerja dengan kelelahan, sedangkan untuk beban kerja dengan kelelahan kerja terdapat hubungan yang signifikan. Kata Kunci : Stres Kerja, Beban Kerja, Kelelahan Kerja

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > D4 - Keselamatan Kerja
    Depositing User: Retno Andriani
    Date Deposited: 04 Jan 2018 21:11
    Last Modified: 04 Jan 2018 21:11
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38926

    Actions (login required)

    View Item