PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN KADAR AIR DENGAN BAHAN PENGIKAT BENTONIT TERHADAP KARAKTERISTIK PASIR CETAK DAN CACAT POROSITAS HASIL PENGECORAN LOGAM PADUAN Al-Si

Saputra, Fajar Rizki (2018) PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN KADAR AIR DENGAN BAHAN PENGIKAT BENTONIT TERHADAP KARAKTERISTIK PASIR CETAK DAN CACAT POROSITAS HASIL PENGECORAN LOGAM PADUAN Al-Si. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (246Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Fajar Rizki Saputra. K2513021. PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN KADAR AIR DENGAN BAHAN PENGIKAT BENTONIT TERHADAP KARAKTERISTIK PASIR CETAK DAN CACAT POROSITAS HASIL PENGECORAN LOGAM PADUAN Al-Si. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Oktober 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh penambahan kadar air terhadap permeabilitas pasir cetak; (2) pengaruh penambahan kadar air terhadap kekuatan tekan pasir cetak; (3) pengaruh penambahan kadar air terhadap cacat porositas pada hasil pengecoran. Penelitian ini dilaksanakan di Politeknik Manufaktur, Ceper, Klaten. Metode yang digunakan adalah metode pre-experimental design dengan desain one-shot case study. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah variasi kadar air sebesar 4%, 6%, dan 8%, dengan variabel terikat adalah permeabilitas dan kekuatan tekan pasir cetak, serta cacat porositas hasil pengecoran logam paduan Al-Si. Pengujian permeabilitas dilakukan menggunakan permeability meter. Uji kekuatan tekan menggunakan universal strength machine¸ dan uji cacat porositas pada hasil pengecoran dilakukan secara kualitatif dengan pengamatan visual dan secara kuantitatif dengan perhitungan persentase porositas. Hasil penelitian dengan penambahan kadar air 4%, 6%, dan 8% pada pasir cetak menunjukkan bahwa: (1) Semakin tinggi penambahan kadar air pada pasir cetak maka semakin menurunkan nilai permeabilitasnya. Nilai permeabilitas tertinggi pada penambahan kadar air 4% yakni 103,67 cm3/menit, sedangkan yang terendah pada penambahan kadar air 8% yakni 83,00 cm3/menit; (2) Semakin tinggi penambahan kadar air pada pasir cetak maka semakin menurunkan nilai kekuatan tekannya. Nilai kekuatan tekan terendah terjadi pada penambahan kadar air 8% yakni 39,00 KN/m2, sedangkan nilai kekuatan tekan tertinggi diperoleh pada penambahan kadar air 4% yakni 47,56 KN/m2; (3) Semakin tinggi penambahan kadar air pada pasir cetak maka menghasilkan persentase cacat porositas yang lebih banyak pada hasil pengecoran. Persentase cacat porositas terendah pada penambahan kadar air 4% yakni 1,56% dari volume total, sedangkan yang tertinggi diperoleh pada penambahan kadar air 8% yakni 3,06% dari volume total. Kata kunci: cacat porositas, kadar air, kekuatan tekan, pasir cetak, permeabilitas.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Teknik Mesin
    Depositing User: Wahyu Trianingsih
    Date Deposited: 04 Jan 2018 18:06
    Last Modified: 04 Jan 2018 18:06
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38913

    Actions (login required)

    View Item