Pengaruh Faktor Biopsikososial dan Sanitasi Lingkungan Rumah Terhadap Status Gizi Anak Balita di Kabupaten Nganjuk

INDITA, WIWEN (2018) Pengaruh Faktor Biopsikososial dan Sanitasi Lingkungan Rumah Terhadap Status Gizi Anak Balita di Kabupaten Nganjuk. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (769Kb)

    Abstract

    Pengaruh Faktor Biopsikososial dan Sanitasi Lingkungan Rumah Terhadap Status Gizi Anak Balita di Kabupaten Nganjuk Wiwen Indita1), Harsono Salimo2), Endang Sutisna Sulaeman3) 1) Masters Program in Public Heath, Sebelas Maret University, Surakarta 2) Departements of Maternal and Child Health, Dr. Moewardi Hospital, Surakarta 3) Faculty of Medicine, Sebelas Maret University, Surakarta ABSTRAK Latar Belakang: Salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia adalah status gizi, terutama pada kelompok usia rawan gizi yaitu anak bawah lima tahun (balita). Kurangnya pengetahuan ibu dan buruknya sanitasi lingkungan rumah mengakibatkan tingginya kasus gizi kurang dan buruk pada anak balita. Pendidikan, pendapatan, riwayat penyakit infeksi, asupan gizi, dan sanitasi lingkungan rumah merupakan beberapa faktor yang berkaitan dengan status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh langsung dan tidak langsung faktor biopsikososial dan sanitasi lingkungan rumah terhadap status gizi balita. Subjek dan Metode: Jenis penelitian analitik observasional de¬ngan pendekatan kohort retrospektif. Lo¬ka¬si penelitian di Kabupaten Nganjuk (Puskesmas Tanjunganom dan Puskesmas Loceret). Waktu penelitian pada bulan Maret-Mei 2017. Pengambilan sampel dengan teknik fixed exposure sampling. Total sampel 136 subjek, 68 subjek status gizi baik (kontrol) dan 68 subjek status gizi kurang dan buruk (kasus). Variabel dependen adalah status gizi menurut BB/U. Variabel independen meliputi asupan gizi, riwayat penyakit infeksi, pendidikan ibu, pendapatan orangtua, sanitasi lingkungan rumah dan stres psikologis ibu. Pengukuran data menggunakan kuesioner, rekam medis, formulir penilaian. Teknik analisis data menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil: BB/U dipengaruhi oleh asupan gizi (b= 0.23, SE= 0.00, p= 0.003), pendidikan ibu (b= 0.72, S.E= 0.28, p= 0.012), serta riwayat penyakit infeksi (b= 0.80, SE= 0.29, p= 0.007). Riwayat penyakit infeksi dipengaruhi oleh sanitasi lingkungan (b= 0.31, SE= 0.00, p<0.001), pendapatan orangtua (b= 0.25, SE= 0.05, p<0.001). Asupan gizi dipengaruhi oleh pendapatan orangtua (b= 0.58, SE= 0.21, p= 0.007), riwayat penyakit infeksi (b= 12.31, SE= 3.20, p<0.001), pendidikan ibu (b= 7.39, SE= 3.09, p= 0.017). Stres psikologis ibu dipengaruhi oleh pendapatan orangtua (b= -0.16, SE= 0.06, p= 0.008). Kesimpulan: Terdapat pengaruh langsung antara asupan gizi, riwayat penyakit infeksi, pendidikan ibu dengan status gizi menurut BB/U. Terdapat pengaruh tidak langsung antara sanitasi lingkungan, pendapatan orangtua dengan status gizi menurut BB/U melalui riwayat penyakit infeksi. Terdapat pengaruh tidak langsung antara pendapatan orangtua, riwayat penyakit infeksi, pendidikan ibu terhadap status gizi menurut BB/U melalui asupan gizi. Terdapat pengaruh langsung antara stres psikologis ibu dengan pendapatan orangtua. Kata Kunci: biopsikososial, path analysis, sanitasi lingkungan, status gizi

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Spesialis Pulmonologi dan Ked. Respirasi
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 04 Jan 2018 17:54
    Last Modified: 04 Jan 2018 17:54
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38907

    Actions (login required)

    View Item