Perbedaan Epitelisasi Antara Penggunaan Silver Sulfadiazin Dan Acticoate Pada Luka Bakar Derajat II Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Moewardi Surakarta Dan Rumah Sakit Jejaring.

PS, DR EKA PRASETYA (2018) Perbedaan Epitelisasi Antara Penggunaan Silver Sulfadiazin Dan Acticoate Pada Luka Bakar Derajat II Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Moewardi Surakarta Dan Rumah Sakit Jejaring. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (178Kb)

    Abstract

    Berdasarkan National Institutes of General Medical Sciences, diperkirakan 1,1 juta kasus luka bakar terjadi tiap tahunnya di Amerika serikat. Dari kejadian tersebut, sekitar 50.000 kasus membutuhkan perawatan di rumah sakit dan sekitar 4.500 meninggal tiap tahunnya karena luka bakar (Klein MB., 2007). Di negara-negara Eropa, jumlah korban meninggal akibat luka bakar terutama di Inggris dan Wales dalam satu dekade, tahun 1990 – 2000, dilaporkan mengalami penurunan sejumlah 30%. Badan survey statistik dan pendataan penduduk di negara tersebut melaporkan bahwa pada tahun 1990 sebanyak 406 orang meninggal akibat luka bakar. Angka ini meningkat 4,5% - 50% pada kelompok anak usia 5-14 tahun (Cox S., 2010). Di Indonesia angka kejadian luka bakar cukup tinggi, lebih dari 250 jiwa pertahun meninggal akibat luka bakar (Sjamsuhidajat R., 2005). Dalam jangka waktu 3 bulan pada tahun 2013, sejak bulan Januari – Maret, terdapat 85 pasien yang datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Dr. Moewardi (RSDM) Surakarta dengan luka bakar dimana sebanyak 75 pasien (85%) adalah pasien dengan luka bakar grade II (Dewi I., 2014).

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > RD Surgery
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Spesialis Ilmu Bedah
    Depositing User: Wahyu Trianingsih
    Date Deposited: 04 Jan 2018 16:13
    Last Modified: 04 Jan 2018 16:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38889

    Actions (login required)

    View Item