Pengembangan Modul Pembelajaran Sejarah Kontroversial Berbasis Problem Solving untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA

L, DINAR RIZKY (2018) Pengembangan Modul Pembelajaran Sejarah Kontroversial Berbasis Problem Solving untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (274Kb)

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menggambarkan pembelajaran sejarah di SMAN yang ada di Surakarta; (2) mengembangkan produk bahan ajar berupa modul pembelajaran sejarah kontroversial berbasis problem solving, dan (3) menguji efektivitas modul pembelajaran sejarah kontroversial berbasis problem solving dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE, sedangkan paradigmanya menggunakan paradigma kualitatif dan kuantitatif. Tahapan penelitiannya adalah Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Langkah-langkah penelitian yang dilakukan meliputi: (1) Analisis (Studi literatur dan penelitian pendahuluan); (2) Desain (pembuatan blue print); (3) Pengembangan (validasi dan revisi); (4) Implementasi; dan (5) Evaluasi. Setiap langkah penelitian memiliki paradigm yang berbeda. Pada tahap analisis yang terdiri dari studi literatur dan penelitian pendahuluan dilakukan dengan paradigma kualitatif, desain draf modul menggunakan paradigma kualitatif, validasi modul dilaksanakan dengan paradigma kuantitatif, implementasi modul dilaksanakan dengan paradigma kualitatif dan evaluasi dilaksanakan dengan paradigma kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di SMAN 8 Surakarta dengan dua kelas yang sebanding sebagai sampelnya. Pengukuran efektivitas modul dilakukan dengan membandingkan nilai pre-test dan post-test kemampuan berpikir kritis siswa. Nilai pre-test diambil sebelum siswa mengikuti pembelajaran dengan menggunakan modul sedangkan nilai post-test didapat dari siswa setelah belajar. Pada tahap penelitian pendahuluan, ditemukan bahwa (1) Guru menggunakan metode pembelajaran konvensional meskipun dalam RPP yang ditulis telah merencanakan penerapan metode saintifik , hal ini terjadi karena guru menganggap bahwa alokasi waktu belajar yang diberikan tidak sebanding dengan materi yang harus dikuasai siswa. Menerapkan pembelajaran saintifik membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk mempelajari satu atau dua materi dari Kompetensi Dasar yang ada; (2) Siswa masih belum terbiasa dengan pola pikir kritis terlebih membahas isu kontroversial, hal ini memiliki hubungan dengan pembelajaran di kelas yang diterapkan oleh guru; (3) Guru menggunakan buku paket sejarah sebagai satu-satunya sumber belajar. Modul pembelajaran sejarah kontroversial berbasis problem solving dikembangkan dengan pertimbangan bahwa perkembangan psikologis siswa secara usia terkategori dalam usia remaja dan memiliki kemampuan untuk mempelajari sesuatu yang bersifat abstrak dan/atau kompleks. Problem solving dipilih sebagai model pembelajaran yang akan membantu siswa untuk mempelajari sejarah kontroversial karena dalam model tersebut terdapat langkah-langkah pembelajaran sistematis yang akan membimbing siswa sesuai dengan prinsip zone of proximal development. Modul pembelajaran sejarah kontroversial yang disusun mendapatkan skor validasi 49/51 dari validator materi, 48/51 dari validator bahan ajar, dan 49/51 dari praktisi pendidikan (guru sejarah). Hasil validasi tersebut menunjukkan bahwa modul yang dihasilkan ternilai ‘baik’ untuk diterapkan dalam pembelajaran. Hasil analisis uji efektivitas terhadap skor kemampuan berpikir kritis siswa menunjukkan adanya perbedaan kemampuan berpikir kritis di kelas kontrol dan kelas eksperimen dengan signifikansi 0,006. Kelas eksperimen memiliki nilai post-test berpikir kritis yang lebih tinggi daripada kelas kontrol. Pada uji efektivitas modul, peneliti mendapatkan hasil analisis skor signifikansi sebesar 0,01 yang berarti bahwa modul efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Kata kunci: sejarah dan isu kontroversial, bahan ajar, modul, problem solving, berpikir kritis

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: D History General and Old World > D History (General)
    L Education > L Education (General)
    Divisions: Pascasarjana
    Pascasarjana > Magister
    Pascasarjana > Magister > Pendidikan Sejarah - S2
    Depositing User: Wahyu Trianingsih
    Date Deposited: 04 Jan 2018 15:58
    Last Modified: 04 Jan 2018 15:58
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38887

    Actions (login required)

    View Item