PERMOHONAN KASASI PENUNTUT UMUM TERHADAP PUTUSAN HAKIM MENYATAKAN TUNTUTAN PENUNTUT UMUM TIDAK DAPAT DITERIMA DAN PERTIMBANGAN HAKIM MEMUTUS PERKARA KORUPSI (STUDI PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 2846K/PID.SUS/2015)

ABYAN, ATHO ISNANTHYO (2018) PERMOHONAN KASASI PENUNTUT UMUM TERHADAP PUTUSAN HAKIM MENYATAKAN TUNTUTAN PENUNTUT UMUM TIDAK DAPAT DITERIMA DAN PERTIMBANGAN HAKIM MEMUTUS PERKARA KORUPSI (STUDI PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 2846K/PID.SUS/2015). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (682Kb)

    Abstract

    Penelitian ini mengkaji untuk mencari jawab atas permasalahan, pertama, apakah argumentasi Kasasi Penuntut Umum berdasarkan keasalahan Judex Factie menyatakan tuntutan Penuntut Umum tidak dapat diterima karena terdakwa sakit dalam perkara korupsi telah sesuai Pasal 253 KUHAP. Kedua, apakah pertimbangan Hakim mengabulkan permohonan Kasasi Penuntut Umum dan memerintahkan pengadilan tindak pidana korupsi pada Pengadilan Negeri Banjarmasin untuk mengadili perkara korupsi tersebut telah sesuai Pasal 256 KUHAP. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang bersifat preskriptif dan terapan. Sementara itu, pendekatan penelitian adalah pendekatan kasus. Jenis bahan hukum primer dan sekunder. Teknik pengumpulan bahan hukum adalah studi kepustakaan. Terkait dengan teknik analisis bahan hukum yang digunakan adalah metode deduksi silogisme dengan menghubungkan premis mayor (aturan-aturan hukum) dengan premis minor (fakta hukum), kemudian dari kedua premis tersebut dapat ditarik suatu kesimpulan. Hasil penelitan menunjukkan bahwa, pertama alasan pengajuan kasasi oleh Penuntut Umum terhadap putusan Judex Factie terhadap pelaku Tindak Pidana Korupsi dana bantuan sosial telah sesuai dengan Pasal 253 ayat (1) Karena Hakim Judex Factie Salah menerapkan hukum dan mengadili tidak sesuai dengan Undang-undang. Kedua, pertimbangan Hakim mengabulkan permohonan kasasi penuntut umum dan memerintahkan mengadili perkara Tindak Pidana Korupsi dana bantuan sosial telah sesuai dengan Pasal 256 KUHAP, Kesesuaian pertimbangan hakim mahkamah agung dengan Pasal 256 KUHAP dalam perkara ini memiliki tiga aspek yaitu mengabulkan permohonan kasasi Penuntut Umum, membatalkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi Banjarmasin Nomor 1/PID.SUS-TPK.PLW/2015/PT.BJM, dan mengadili sendiri. Amar mengadili sendiri dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 2846K/Pid.Sus/2015 tersebut antara lain memerintahkan Safaruddin, SH.,MH dirawat dan diobati di Rumah Sakit Umum Pemerintah Banjarmasin sampai Terdakwa sembuh.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum
    Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Wahyu Trianingsih
    Date Deposited: 04 Jan 2018 15:27
    Last Modified: 04 Jan 2018 15:27
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38881

    Actions (login required)

    View Item