SUPLEMENTASI ZEOLIT, BENTONIT DAN ARANG AKTIF PADA RANSUM DENGAN KOMPONEN KUE KERING AFKIR TERHADAP KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK SAPI PERANAKAN FRIESIAN HOLSTEIN LAKTASI

S, PAMBAYU MIFTAHUL (2018) SUPLEMENTASI ZEOLIT, BENTONIT DAN ARANG AKTIF PADA RANSUM DENGAN KOMPONEN KUE KERING AFKIR TERHADAP KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK SAPI PERANAKAN FRIESIAN HOLSTEIN LAKTASI. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (472Kb)

    Abstract

    Penelitiaan ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan arang aktif, zeolit dan bentonit pada ransum dengan komponen kue kering afkir terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik sapi peranakan Friesian Holstein Laktasi. Penelitian ini dilaksanakan Oktober 2016 sampai Januari 2017 di Kelompok Tani Ternak Maju Terus di Desa Singosari Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali. Materi yang digunakan adalah Sapi perah PFH sejumlah 12 ekor dengan rataan bobot badan 487 kg ± 45,92 kg (CV = 9,43 %), laktasi bulan kedua tahun kedua dan produksi susu seragam. Desain penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Empat perlakuan dalam penelitian ini adalah P0 = Ransum basal (tanpa penambahan arang aktif, zeolit dan bentonit), P1 = P0 + bentonit 2% dari konsentrat, P2 = P0 + zeolit 2% dari konsentrat, P3 = P0 + arang aktif 2% dari konsentrat. Tahap adaptasi dilakukan selama tujuh hari sebelum pemberian perlakuan. Tahap perlakuan dilaksanakan selama delapan minggu. Pengambilan data kecernaan secara in vivo dengan menggunakan metode total koleksi selama 10 hari koleksi sebelum penelitian selesai. Peubah yang diamati antara lain konsumsi bahan kering, konsumsi bahan organik, kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik. Data dianalisis menggunakan analisis variansi dan apabila terdapat pengaruh perlakuan terhadap peubah yang diamati dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan arang aktif, zeolit dan bentonit dalam ransum berpengaruh tidak nyata terhadap konsumsi bahan kering, konsumsi bahan organik, kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahawa penambahan arang aktif, zeolit dan bentonit level 2% dalam ransum tidak memengaruhi besarnya konsumsi bahan kering, konsumsi bahan organik, kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik. Kata kunci : sapi perah, aflatoksin, ion NH4+, arang aktif, zeolite, bentonit, kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Peternakan
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 04 Jan 2018 07:06
    Last Modified: 04 Jan 2018 07:06
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38866

    Actions (login required)

    View Item