PERBEDAAN OUTCOME OPERASI CHOLECYSTECTOMY EARLY DAN CHOLECYSTECTOMY INTERVAL PADA PASIEN KOLESISTITIS KALKULOSUS

Febriakhano, Aji (2017) PERBEDAAN OUTCOME OPERASI CHOLECYSTECTOMY EARLY DAN CHOLECYSTECTOMY INTERVAL PADA PASIEN KOLESISTITIS KALKULOSUS. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (92Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Latar Belakang Kolesistitis adalah inflamasi yang terjadi pada kandung empedu dan terbagi menjadi akut dan kronis. Kolesistitis akut biasanya terjadi akibat adanya sumbatan duktus sistikus oleh batu. Namun terdapat beberapa faktor risiko lain yang dapat meningkatkan insidensi terjadinya kolesistitis. Di Amerika 10-20% penduduknya menderita kolelitiasis (batu empedu) dan sepertiganya juga menderita kolesistitis akut. Cholecystectomy merupakan terapi definitif pada pasien dengan kolesistitis akut. cholecystectomy early dilakukan dalam waktu 2 sampai 3 hari, yang mana hal ini lebih disukai daripada cholecystectomy interval yang dilakukan dalam waktu 6 sampai 10 minggu setelah terapi medis awal. Tujuan Penelitian Mengetahui perbedaan outcome operasi antara tindakan cholecystectomy early dan cholecystectomy interval pada kolesistitis kalkulosus. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil secara Purposive Sampling yaitu sample ditentukan oleh dokter ahli bedah digestif untuk sample yang dilakukan tindakan Cholecystectomy early atau Cholecystectomy interval yang kemudian dibagi yang akan melakukan Cholecystectomy interval dilakukan pemberian antibiotik oral ciprofloksasin 2 x 500 mg selama tujuh hari terlebih dahulu kemudian dilakukan Cholecystectomy interval. Pada durante operasi Cholecystectomy early dan Cholecystectomy interval dinilai jumlah perdarahan.Data yang dikumpulkan ialah Jumlah perdarahan pada saat durante operasi dimulai saat sudah mulai diseksi gall bladder. Pengambilan data dilakukan dengan menimbang kassa jenuh dengan cara sebelumnya ditimbang kassa steril rata- rata = 1,7 gr,Timbang kassa jenuh post operasi =X,Berat kassa jenuh operasi : X-1,7 gr = Y gr,Jumlah perdarahan Y gr = Y ml. Kemudian data dianalisis menggunakan mann whitney test, dimana bila nilai P <0,05 terdapat perbedaan yang bermakna. Hasil Penelitian Hasil penelitian ini menunjukkan tindakan Cholecystectomy early cenderung mengalami lebih banyak pendaharan dibandingkan dengan tindakan Cholecystectomy interval pada kolesistitis kalkulosus, tetapi Nilai p= 0,475, (p>0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan outcome operasi (pendarahan) pada tindakan cholecystectomy early dan cholecystectomy interval pada kolesistitis kalkulosus. Kesimpulan Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada Outcome operasi cholecystectomy early dan cholecystectomy interval pada pasien kolesistitis kalkulosus (p= 0,475). Kata kunci: Kolesistitis Kalkulosus,Cholecystectomy early, cholecystectomy Interval, Perdarahan.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Spesialis Ilmu Bedah
    Depositing User: Gun Gun Gunawan
    Date Deposited: 02 Jan 2018 16:07
    Last Modified: 02 Jan 2018 16:07
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38844

    Actions (login required)

    View Item