Analisis Kinerja Sektor Riil terhadap Stabilitas Perbankan Syariah (Studi Kasus Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor Cabang Syariah Surakarta)

W, Yekti Rizki (2017) Analisis Kinerja Sektor Riil terhadap Stabilitas Perbankan Syariah (Studi Kasus Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor Cabang Syariah Surakarta). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (645Kb)

    Abstract

    Latar belakang dari penulisan Tugas Akhir ini adalah UMKM diakui sebagai salah satu penopang yang kuat dalam struktur perekonomian. Adanya transmisi pembiayaan terhadap UMKM melalui mitra BMT yang mendorong peningkatan stabilitas BTN KCS Surakarta menjadi suatu hal yang menarik untuk diteliti. Penulis tertarik untuk menganalisis pengaruh kinerja UMKM dan kinerja mitra BMT terhadap stabilitas BTN KCS Surakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mengetahui kinerja UMKM penerima fasilitas pembiayaan dari mitra kerja BTN KCS Surakarta; 2) mengetahui pengaruh kinerja UMKM terhadap kinerja mitra kerja BTN KCS Surakarta; 3) mengetahui pengaruh kinerja mitra kerja BTN KCS Surakarta terhadap stabilitas BTN KCS Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penulis melakukan pengamatan dan mengumpulkan data secara langsung pada objek penelitian yaitu BTN KCS Surakarta dan mitra BMT di wilayah Karanganyar. Penulis memperoleh data mengenai kinerja UMKM dan kinerja mitra BMT melalui kuesioner yang ditujukan kepada 2 mitra BMT dan nasabah pembiayaan dari mitra BMT yaitu 60 pelaku UMKM, keduanya merupakan sampel penelitian yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan oleh penulis. Selain itu, penulis menggunakan referensi dari berbagai sumber yang berkaitan dengan penelitian ini, dan mengolah data dengan menggunakan metode balanced scorecard, di mana penilaian dilihat dari empat perspektif penting, yaitu: a) perspektif pelanggan; b) perspektif bisnis internal; c) perspektif inovasi dan pembelajaran; dan d) perspektif keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pada mitra BMT X, sebanyak 20 persen UMKM memiliki kinerja yang “baik” dan 80 persen UMKM memiliki kinerja “cukup”. Sedangkan pada mitra BMT Y, sebanyak 53 persen UMKM memiliki kinerja yang “baik” dan 47 persen UMKM memiliki kinerja “cukup”; 2) secara keseluruhan kinerja kedua mitra BMT adalah “cukup”. Maka, terdapat keterkaitan antara tingkat keberhasilan kinerja UMKM yang berpengaruh terhadap keberhasilan kinerja mitra BMT; 3) dampak dari adanya transmisi kinerja UMKM terhadap kinerja mitra BMT kepada BTN KCS Surakarta meningkatkan FDR dan tingkat NPF rendah, maka kualitas aset baik dan mendorong peningkatan stabilitas BTN KCS Surakarta. Kata kunci: Transmisi Kinerja Sektor Riil, Stabilitas BTN KCS Surakarta.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > D3 - Keuangan Perbankan
    Depositing User: Reni reni
    Date Deposited: 31 Dec 2017 20:08
    Last Modified: 31 Dec 2017 20:08
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38728

    Actions (login required)

    View Item