KONSEP CARA PRODUKSI PANGAN YANG BAIK (CPPB) PADA PROSES PEMBUATAN KERIPIK SINGKONG DI INDUSTRI RUMAH TANGGA (IRT) “ARTO MORO” DESA KALIGENTONG, AMPEL,BOYOLALI, JAWA TENGAH

Sajiwo, Wahyu Tri (2017) KONSEP CARA PRODUKSI PANGAN YANG BAIK (CPPB) PADA PROSES PEMBUATAN KERIPIK SINGKONG DI INDUSTRI RUMAH TANGGA (IRT) “ARTO MORO” DESA KALIGENTONG, AMPEL,BOYOLALI, JAWA TENGAH. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (392Kb)

    Abstract

    Keripik singkong adalah makanan ringan yang dibuat dari irisan tipis umbi singkong yang digoreng dengan diberi bumbu tertentu atau hanya garam. Praktek Quality Control di IRT “Arto Moro” dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui proses pembuatan keripik singkong, mengevaluasi dan merancang Konsep Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB) pada bahan baku, proses produksi, hingga produk akhir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi, pengambilan sampel, pengujian, dan studi pustaka. Masing-masing tahapan dalam proses produksi keripik singkong selalu diperhatikan supaya dihasilkan keripik singkong yang berkualitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa bahan singkong, air, minyak goreng, bawang putih, penyedap rasa, garam, jeruk purut, dan kencur sudah cukup baik dalam penanganannya, namun penanganan bahan baik pada bahan baku ataupun tambahan harus tetap diawasi lagi. Sedangkan untuk pengendalian mutu proses produksi harus diperhatikan pada waktu proses persiapan bahan, pengupasan, pencucian, perajangan, penggorengan, penambahan bumbu, penirisan, serta kebersihan alat dan ruang produksi supaya kualitas keripik singkong bagus. Dilakukan pengujian produk akhir dengan jenis uji keutuhan sebesar 94,689 %, kadar air sebesar 2,6586 %, kadar abu 1,9188 %, asam lemak bebas sebagai asam palmitat sebesar 0,626 %, dan cemaran kapang 2,0 x 103 Koloni/g. Perancangan konsep CPPB pada proses pembuatan keripik singkong ini dilakukan dengan menggunakan dasar BPOM RI Nomor HK.03.1.23.12.2206 tahun 2012 tentang Cara Produksi Pangan Yang Baik. Berdasarkan evaluasi menunjukkan bahwa proses pembuatan keripik singkong masih memerlukan perbaikan pada tiap parameter. Konsep perbaikan Cara Produksi Pangan Yang Baik (CPPB) yang perlu dilakukan oleh IRT “Arto Moro” adalah perbaikan dinding, lantai, dan langit-langit pada ruang produksi. Selain itu juga penggunaan minyak goreng yang tidak boleh berulang-ulang, kelengkapan pencatatan dan dokumentasi proses produksi hingga produk akhir serta pembentukan sistem organisasi pada IRT “Arto Moro”. Kata Kunci : Evaluasi Proses Produksi, Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB), Keripik Singkong Keterangan 1. Mahasiswa Program Studi Diploma III Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret. 2. Dosen Pengajar Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta 3. Dosen Pengajar Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian > D3 - Teknologi Hasil Pertanian
    Depositing User: Reni reni
    Date Deposited: 31 Dec 2017 17:47
    Last Modified: 31 Dec 2017 17:47
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38709

    Actions (login required)

    View Item