EFEKTIFITAS PEMBERIAN KETAMIN 1 mcg/KGBB/MENIT DIBANDING KETAMIN 2 mcg/KGBB/MENIT SECARA KONTINUS SEBAGAI ANALGETIK PREEMPTIVE PADA PASIEN PASCA OPERASI MODIFIED RADICAL MASTEKTOMI

RIKARDI, FACHRIZAL (2017) EFEKTIFITAS PEMBERIAN KETAMIN 1 mcg/KGBB/MENIT DIBANDING KETAMIN 2 mcg/KGBB/MENIT SECARA KONTINUS SEBAGAI ANALGETIK PREEMPTIVE PADA PASIEN PASCA OPERASI MODIFIED RADICAL MASTEKTOMI. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (118Kb)

    Abstract

    Nyeri pasca operasi mastektomi berhubungan dengan morbiditas yang tinggi.Berkembangnya ilmu pengetahuan dibidang anestesia, khususnya penanganan nyeri, dikembangkan konsep preemptif, yaitu penanganan nyeri yang dilakukan sebelum onset nyeri muncul. Kombinasi dua atau lebih obat yang bekerja dengan mekanisme yang berbeda dilakukan guna menciptakan efek pereda nyeri yang superior dengan efek samping yang dapat ditekan. Tujuan : Mengetahui perbedaan efektifitas permberian ketamin 1 mcg/KgBB/menit dibanding ketamin 2 mcg/KgBB/menit secara kontinus sebagai analgetik preemptive pada pasien pasca operasi modified radical mastektomi dengan skor VAS (Visual Analoge Scale). Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental dengan pendekatan uji klinis dengan teknik double blind. Terdapat 38 subjek penelitian pasien yang menjalani modified radical mastektomi di RSUD Dr. Moewardi Surakarta dalam anestesi umum dengan status fisik ASA I dan II berumur antara 20-65 tahun. Distribusi sampel meliputi 19 subyek dengan pemberian ketamin 1 mcg/KgBB/menit serta 19 subyek dengan pemberian ketamin 2 mcg/KgBB/menit dalam fentanyl secara kontinus sebagai analgetik preemptive. Setelah dilakukan randomisasi dilakukan pengukuran intensitas nyeri dengan skor VAS 1, 8 dan 24 jam pasca operasi. Hasil : Pemberian ketamine 2 mcg/KgBB/menit dalam fentanyl secara kontinus memberikan hasil yang lebih baik terhadap nilai VAS (Visual Analoge Scale) sebagai analgetik preemptive dibandingkan dengan ketamine 1 mcg/KgBB/menit dalam fentanyl secara kontinus sebagai analgetik preemptive pada pasien pasca operasi modified radikal mastektomi, dimana perbedaan tingkat nyeri ditunjukkan pada 8 jam pasca operasi p=0,002 (p<0,05) dan 24 jam pasca operasi p=0,000 (p<0,05) Kesimpulan : Ada perbedaan efektifitas pemberian ketamine 2 mcg/KgBB/menit dalam fentanyl secara kontinus memberikan hasil yang lebih baik terhadap nilai VAS (Visual Analoge Scale) sebagai analgetik preemptive dibandingkan dengan Ketamine 1 mcg/KgBB/menit dalam fentanyl secara kontinus sebagai analgetik preemptive pada pasien pasca operasi modified radikal mastektomi, dimana perbedaan tingkat nyeri ditunjukkan pada 8 jam pasca operasi dan 24 jam pasca operasi dengan nilai p<0,05 Kata Kunci : Fentanyl kontinus, Ketamin , Modified radical mastektomi, Nyeri (VAS) ,.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Spesialis Anestesiologi dan Reaminasi
    Depositing User: Rea Aisha Champa
    Date Deposited: 30 Dec 2017 19:38
    Last Modified: 30 Dec 2017 19:38
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38560

    Actions (login required)

    View Item