Prarancangan Pabrik Benzonitril dari Toluena dan Amonia dengan Proses Amoksidasi Kapasitas 10.000 ton/tahun

Murtadho, Achmad (2017) Prarancangan Pabrik Benzonitril dari Toluena dan Amonia dengan Proses Amoksidasi Kapasitas 10.000 ton/tahun. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (9Kb)

    Abstract

    INTISARI Achmad Murtadho, Faris Damar Mudho Laksono, 2017, Prarancangan Pabrik Benzonitril dari Toluena dan Amonia dengan Proses Amoksidasi Kapasitas 10.000 Ton/Tahun, Program Studi Sarjana Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Benzonitril merupakan komoditas yang digunakan pada banyak industri. Kegunaan benzonitril antara lain untuk sintesis benzoguamin, bahan pendukung protective coating, separating agent naphtalene dan alkylnaphtalene, dan sebagai zat aditif pada pembasuhan plat-plat nikel, bahan bakar jet, pemutihan kain katun, pengeringan serat acrylic dan pemisahan titanium tetrachloride serta vanadium oxychloride dari silicon tetrachloride. Benzonitril disintesis dari toluena, amonia dan oksigen. Reaksi pembuatan benzonitril berlangsung dalam fase gas-gas di dalam fixed bed multitube reactor. Reaksi berlangsung dengan kondisi non-adiabatic dan non-isothermal dengan katalis Vanadium Titanium Oxide pada suhu 310oC-340oC dan tekanan 3 atm. Reaksi tersebut eksotermis dengan pendingin Dowtherm A. Konversi Toluena sebesar 99%. Produk reaktor kemudian dimurnikan dalam kondenser parsial dan menara distilasi sehingga diperoleh Benzonitril dengan kemurnian 99,8%. Pada prarancangan ini, Pabrik Benzonitril dirancang dengan kapasitas 10.000 ton/tahun. Bahan baku yang dibutuhkan adalah toluena dengan kemurnian 98,5% sebanyak 9.493,70 ton/tahun (0,95 ton/ton produk), dan Amonia dengan kemurnian 99,5% sebanyak 11.135,52 ton/tahun (1,11 ton/ton produk). Pabrik ini direncanakan akan didirikan di kawasan Industri Serang, Banten pada tahun 2019, dan beroperasi pada tahun 2021. Pabrik ini direncanakan memiliki unit pendukung proses terdiri atas unit pengadaan air laut sebesar 182,72 m3/ton produk, unit pengadaan udara tekan sebanyak 79,20 m3/ton produk dan unit pengadaan listrik sebanyak 96,06 kW/ton produk. Pabrik dirancang memiliki tiga laboratorium, yaitu laboratorium fisik, laboratorium analitik, serta laboratorium penelitian dan pengembangan. Bentuk perusahaan yang dipilih adalah Perseroan Terbatas (PT), dengan struktur organisasi line and staff. Jumlah kebutuhan tenaga kerja sebanyak 140 orang yang terdiri dari 66 orang karyawan shift dan 74 orang karyawan non-shift. Berdasarkan harga jual Benzonitril Rp 63.652.333,-/ton, harga bahan baku Toluena adalah Rp 10.531.242,-/ton dan Amonia adalah Rp 6.780.389,-/ton, diperoleh parameter analisa ekonomi sebagai berikut: Percent Return on Investment (ROI) sebelum pajak 54,46% dan setelah pajak 43,57%; Pay Out Time (POT) sebelum pajak 1,55 tahun dan setelah pajak 1,87 tahun; Break Even Point (BEP) 48,71%; Shut Down Point (SDP) 35,53% dan Discounted Cash Flow (DCF) 36,15%. Berdasarkan parameter hasil analisa ekonomi tersebut, disimpulkan bahwa pabrik Benzonitril dengan kapasitas 10.000 ton/tahun layak didirikan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Kimia
    Depositing User: Gun Gun Gunawan
    Date Deposited: 30 Dec 2017 10:17
    Last Modified: 30 Dec 2017 10:17
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38520

    Actions (login required)

    View Item