KOPIKU KINI LAKU (Video Dokumenter Tentang Petani Kopi dan Kedai Kopi)

Utomo , Jadmiko Tri (2017) KOPIKU KINI LAKU (Video Dokumenter Tentang Petani Kopi dan Kedai Kopi). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1217Kb)

    Abstract

    Gaya hidup masyarakat Indonesia semakin berkembang. Salah satu yang hits yaitu gaya hidup ngopi atau minum kopi. Sebenarnya sama-sama meminum secangkir kopi, namun yang membedakan adalah saat ini ngopi didefinisikan sebagai ‘meminum secangkir kopi di kedai kopi bersama teman-teman sembari berbincang-bincang tentang apa saja’. Dalam setiap cangkirnya, tentu saja ada biji kopi yang berasal dari para petani kopi. Meski demikian, belum semua peminum kopi di kedai-kedai mengetahui dari mana kopi mereka berasal. Mungkin hanya penikmat kopi yang memperhatikan bagaimana kopi diracik, dari mana kopi dipanen. Kopi Indonesia saat ini menempati peringkat ketiga terbesar di dunia dari segi hasil produksi. Kopi di Indonesia memiliki sejarah panjang dan memiliki peranan penting bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat. Indonesia memiliki letak geografis yang cocok difungsikan sebagai lahan perkebunan kopi. Maka, tidak jarang petani kopi selalu mencari cara agar kopi yang mereka hasilkan adalah kopi yang berkualitas. Banyak petani yang melakukan inovasi agar kopi yang dihasilkan menjadi kopi yang bermutu tinggi. Petani kopi berperan penting dalam kenikmatan secangkir kopi karena apa yang orang minum dalam secangkir kopi tersebut merupakan kerja keras dari petani, yang sudah seharusnya dihargai. Jika petani diperhatikan, maka hasil produksi kopi yang mereka panen akan meningkat, baik segi kuantitas maupun kualitas. Pada akhirnya bukan hanya kedai kopi yang diuntungkan dengan kopi yang berkualitas, melainkan para petani akan meningkat pula keuntungannya. Di balik kedai kopi yang laris manis karena penyajian kopi yang bermacam-macam dan berkualitas, seharusnya ada petani kopi yang sukses dari menanam kopinya. Saat ini banyak kedai kopi yang cukup sukses dengan menjual kopi, namun tidak sedikit petani yang tidak mengerti cara menanam kopi dengan benar. Akibatnya, banyak petani yang belum berhasil menanam kopinya. Masyarakat minimal tahu dari mana kopi yang mereka minum berasal, yaitu dari petani, karena dalam secangkir kopi yang diminum terdapat jerih payah petani. Jika kedai kopi bisa diuntungkan, maka petani kopi harus lebih untung.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > Ilmu Komunikasi
    Depositing User: Intan M Kusumastuti
    Date Deposited: 30 Dec 2017 07:50
    Last Modified: 30 Dec 2017 07:50
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38504

    Actions (login required)

    View Item