DINAMIKA KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI PEDAGANG INTAN ETNIS BANJAR DI SURAKARTA TAHUN 1970-2001

W, YUNITA KUSUMA (2017) DINAMIKA KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI PEDAGANG INTAN ETNIS BANJAR DI SURAKARTA TAHUN 1970-2001. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (326Kb)

    Abstract

    ABSTRAK YUNITA KUSUMA WARDANI. C.0510048. 2017. Dinamika Kehidupan Sosial Ekonomi Pedagang Intan Etnis Banjar Di Surakarta Tahun 1970-2001. Skripsi: Prodi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui gambaran umum masyarakat etnis Banjar di Surakarta. (2) Mengetahui kehidupan sosial ekonomi etnis Banjar di Surakarta Tahun 1970-2001. (3) Mengetahui Dinamika Kehidupan Pedagang Intan Etnis Banjar Di Surakarta Tahun 1970-2001. Sejalan dengan tujuan penelitian, maka penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber baik intern maupun ekstern, interpretasi, dan historiografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen, studi pustaka, dan wawancara dengan beberapa informan sebagai sumber sekunder. Data-data yang terkumpul kemudian diseleksi, dianalisa, dan diinterpretasikan berdasarkan kronologi. Hasil penelitian menunjukkan secara umum faktor utama penyebab etnis Banjar merantau adalah kerusuhan politik di banjarmasin yang berdampak pada kehidupan ekonomi masyarakat etnis Banjar. Kota Surakarta menjadi salah satu tujuan merantau etnis Banjar. untuk dapat memperkuat ikatan solidaritas antar sesama etnis Banjar, dibentuklah sebuah yayasan bernama Darussalam. Yayasan Darussalam Surakarta didirikan dengan tujuan untuk membantu etnis Banjar dalam bidang pendidikan, agama dan sosial. Berdagang intan merupakan cara yang digunakan etnis Banjar untuk bertahan hidup sebagai perantau. Majunya perdagangan intan membuat etnis Banjar memilih tinggal di Surakarta. Kondisi ini menyebabkan adanya perkampungan etnis tersendiri bagi orang Banjar yang dikenal sebagai kampung banjaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tahun 1970-1998 merupakan masa kejayaan perdagangan intan di Surakarta. Kehidupan para pedagang intan etnis Banjar di Surakarta sangat maju dan mapan. Mereka dapat mengembangkan usahanya hingga menjadikan Kota Surakarta sebagai pusat perdagangan intan terbesar ke-2 di Indonesia. kejayaan perdagangan intan berakhir akibat adanya kerusuhan tahun 1998. Kerusuhan ini mengakibatkan para pedagang intan etnis Banjar bangkrut. Hal tersebut mengakibatkan adanya alih profesi para pedagang intan sehingga sistem regenerasi intan semakin berkurang. Kata Kunci : Pedagang, Intan, Etnis Banjar, Surakarta.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa
    Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Ilmu Sejarah
    Depositing User: Nanda Rahma Ananta
    Date Deposited: 29 Dec 2017 12:20
    Last Modified: 29 Dec 2017 12:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38492

    Actions (login required)

    View Item