PENGARUH EKSTRAK TAUGE (Phaseolus radiatus) TERHADAP KERUSAKAN SEL GINJAL MENCIT (Mus musculus) YANG DIINDUKSI PARASETAMOL

Maulana, Aditya Iqbal (2010) PENGARUH EKSTRAK TAUGE (Phaseolus radiatus) TERHADAP KERUSAKAN SEL GINJAL MENCIT (Mus musculus) YANG DIINDUKSI PARASETAMOL. Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (542Kb)

    Abstract

    Aditya Iqbal Maulana, G.0007028, 2010. Pengaruh Ekstrak Tauge (Phaseolus radiatus) terhadap Kerusakan Sel Ginjal Mencit (Mus musculus) yang Diinduksi Parasetamol. Skripsi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Tujuan Penelitian: Tauge mengandung antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas dan mengurangi terbentuknya NAPQI (N-acetyl-parabenzoquinoneimine)yang dihasilkandari metabolisme parasetamol. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui pengaruhekstrak taugeterhadap kerusakansel ginjal mencit yang diinduksi parasetamol dan apakah peningkatan dosis ekstrak tauge dapat meningkatkan efek proteksi terhadap kerusakan sel ginjal mencit yang diinduksi parasetamol. Metode Penelitian:Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorikdengan post test only controlled group design. Sampel berupa mencit jantan, galur Swiss webster berumur 2-3 bulan dengan berat badan + 20 gr. Sampel dengan teknik incidentalsamplingsebanyak 28 ekor dibagi dalam 4 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 7 ekor mencit. Kelompok kontrol (K) dan kelompok perlakuan 1 (P1), mencit diberi aquades selama 14 hari sebagai. Kelompok perlakuan 2 (P2), mencit diberi ekstrak taugedosis I selama 14 hari. Kelompok perlakuan 3 (P3), mencit diberi ekstrak tauge dosis II. Parasetamol dosis 0,1 ml/ 20 grBB mencit diberikan pada kelompok P1, P2, dan P3 pada hari ke-12, 13, dan 14. Hari ke-15, mencit dikorbankan kemudian ginjal mencit dibuat preparat dengan metode blok parafin dan pengecatan Hematoksilin Eosin (HE). Gambaran histologis ginjal diamati dan dinilai berdasarkan jumlah kerusakan histologis yang berupapenjumlahaninti piknosis, karioreksis, dan kariolisis. Data dianalisis dengan menggunakan uji One-Way ANOVA (α= 0,05) dan dilanjutkan dengan ujiPost Hoc Multiple Comparisons (LSD) (α= 0,05). Hasil Penelitian: Hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara keempat kelompok. Hasil uji LSD menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara K-P1, K-P2, P1-P2, P1-P3, dan P2-P3 ; serta perbedaan tidak bermakna antara K-P3. Simpulan Penelitian: Ekstrak tauge dapat mengurangi kerusakan sel ginjal mencit yang diinduksi parasetamol dan peningkatan dosis ekstrak tauge dapat meningkatkan efek proteksiterhadap kerusakan sel ginjal mencit. Kata kunci:ekstrak tauge, parasetamol, kerusakan sel ginjal mencit.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Yudha Adhitya
    Date Deposited: 14 Jul 2013 18:48
    Last Modified: 14 Jul 2013 18:48
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3849

    Actions (login required)

    View Item