Implementasi gadai syariah dengan Akad murabahah dan Rahn (studi di pegadaian syariah cabang Mlati Sleman Yogyakarta)

MUKHLAS, (2010) Implementasi gadai syariah dengan Akad murabahah dan Rahn (studi di pegadaian syariah cabang Mlati Sleman Yogyakarta). PhD thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (865Kb)

    Abstract

    MUKHLAS S340908015 2010 IMPLEMENTASI GADAI SYARIAH DENGAN AKAD MURABAHAH DAN RAHN (STUDI DI PEGADAIAN SYARIAH CABANG MLATI SLEMAN YOGYAKARTA). Ekonomi Syariah. Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pelaksanaan jual beli logam mulia dengan akad murabahah dan rahn telah sesuai dengan kaidah-kaidah Hukum Islam. Penelitian ini termasuk penelitian hukum non doktrinal/sosiologis yang bersifat deskriptif kualitatif dengan bentuk penelitian yang digunakan yaitu penelitian evalutif dengan lokasi penelitian di Pegadaian Syariah Cabang Mlati Sleman Yogyakarta. Data penelitian ini terdiri dari data primer melalui wawancara dan data sekunder melalui studi kepustakaan meliputi: buku, laporan penelitian, data elektronik dan lain sebagainya yang berkaitan dengan permasalahan yang di teliti. Sedangkan bahan hukum tersier adalah Kamus Besar Bahasa Indonesia dan Kamus Hukum. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan Pembiayaan MULIA di Pegadaian Syari’ah Cabang Mlati Sleman Yogyakarta dengan akad murabahah dan rahn telah sesuai dengan Hukum Islam dan Pegadaian Syari’ah telah menerapkan kaidah-kaidah Hukum Islamseperti terlihat dalam persyaratan yang sederhana, prosedur mudah, akad secara tertulis, pembiayaan/hutang dengan jaminan barang yang sudah dibeli, tidak dipungut bunga, keuntungan/margin jelas, perjanjian ditentukan oleh kedua belah pihak dan pembiayaan tidak mengandung gharar. Disamping itu masih ada hambatan pembiayaanMULIA dari beberapa faktor : masih ada pendapat hukum dalam masyarakat bahwa pembiayaan MULIA termasuk satu transaksi dengan dua akad yang terlarang; faktor pelaksana, akad tidak sepenuhnya difahami oleh mayoritas nasabahkarena dibuat oleh pegawai pegadaian; Faktor sarana yaitu pegadaian syari’ah belum didukung tempat penyimpanan barang jaminan yang memenuhi syarat keamanan; Faktor masyarakat di mana pembiayaan MULIA pada pegadaian syariah kurang disosialisasikan; Faktor budaya kurang disiplin menepati xii waktu dan budaya konsumeristis bisa memberatkan nasabah dalam membayar angsuran dan denda keterlambatan. Kata Kunci : Pembiayaan , Murabahah, Rahn.

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Hukum - S2
    Depositing User: Users 849 not found.
    Date Deposited: 14 Jul 2013 18:44
    Last Modified: 14 Jul 2013 18:44
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3843

    Actions (login required)

    View Item