Bioremediasi Tanah Sawah Tercemar Timbal (Pb) Menggunakan Kombinasi Mendong (Fimbristylis globulosa) dan Agrobacterium sp I3

M, DARA PANGESTI (2017) Bioremediasi Tanah Sawah Tercemar Timbal (Pb) Menggunakan Kombinasi Mendong (Fimbristylis globulosa) dan Agrobacterium sp I3. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (764Kb)

    Abstract

    BIOREMEDIASI TANAH SAWAH TERCEMAR TIMBAL (Pb) MENGGUNAKAN KOMBINASI MENDONG (Fimbristylis globulosa) DAN Agrobacterium sp I3. Skripsi: Dara Pangesti Mahardika (H0213009). Pembimbing: MMA. Retno Rosariastuti, Supriyadi. Program Studi; Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Perkembangan industri menyebabkan pencemaran lingkungan pada lahan persawahan karena limbah industri dibuang pada saluran irigasi. Jumlah industri tekstil di Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar adalah 85 unit. Salah satu logam berat yang terdapat pada limbah industri tekstil adalah timbal (Pb). Hal ini menyebabkan sawah mengalami akumulasi Pb. Sawah merupakan lahan penghasil tanaman pangan. Hal ini menjadi sangat berbahaya apabila tanaman pangan yang dihasilkan mengandung Pb. Pada dosis tinggi Pb dapat menyebabkan gangguan metabolisme, menghambat pertumbuhan dan akan menyebabkan kematian. Sehingga perlu dilakukan tindakan bioremediasi untuk mengangkat akumulasi Pb pada tanah sawah. Kombinasi antara mendong (Fimbristylis globulosa) dan Agrobacterium sp I3 dapat digunakan sebagai teknologi bioremediasi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan Agrobacterium sp I3 dalam meningkatkan kemampuan mendong menyerap Pb dari tanah sawah serta mengetahui penurunan kadar Pb pada tanah sawah. Percobaan lapang dilaksanakan pada bulan Mei-Oktober 2016 pada tanah sawah vertisols di Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial, terdiri dari tiga faktor yaitu pupuk sintetis (P0: tanpa pupuk; P1: dengan pupuk), khelator (B0: tanpa khelator; B1: dengan bakteri Agrobacterium sp I3; B2: dengan kompos), tanaman (T0: tanpa tanaman; T1: dengan Mendong). Ketiga faktor dikombinasikan sehingga menghasilkan 12 satuan percobaan dan diulang tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan P1B1T1 (pupuk+ Agrobakterium sp I3+ mendong) memberikan hasil terbaik dalam menyerap dan menurunkan kadar Pb pada tanah sawah. Mendong pada perlakuan P1B1T1 mengalami pertumbuhan yang baik tanpa mengalami hambatan, ditunjukkan dari tinggi tanaman yang selalu bertambah. Kombinasi antara Mendong dan Agrobacterium sp I3 yang ditambah dengan pupuk sintetis dapat digunakan sebagai teknologi bioremediasi pada tanah sawah yang tercemar Pb.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Nanda Rahma Ananta
    Date Deposited: 28 Dec 2017 10:30
    Last Modified: 28 Dec 2017 10:30
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38346

    Actions (login required)

    View Item