PENGARUH VARIASI DIAMETER ELEKTRODA E7018 TERHADAP KEKUATAN TARIK, KEKERASAN, DAN STRUKTUR MIKRO PENGELASAN PADA PADUAN BAJA KARBON RENDAH JENIS SS400 DENGAN METODE SMAW

Azis, Rizal Abdul (2017) PENGARUH VARIASI DIAMETER ELEKTRODA E7018 TERHADAP KEKUATAN TARIK, KEKERASAN, DAN STRUKTUR MIKRO PENGELASAN PADA PADUAN BAJA KARBON RENDAH JENIS SS400 DENGAN METODE SMAW. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1454Kb)

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi diameter elektroda E7018 terhadap kekuatan tarik, nilai kekerasan, dan struktur mikro pada paduan Baja SS400 sebelum (raw material) dan sesudah pengelasan menggunakan metode las Shielded Metal Arc Welding (SMAW). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif komparatif. Alat yang digunakan untuk uji tarik , uji kekerasan dan uji struktur mikro adalah universal testing machine, Vikers Hardness Tester dan Olympus Metallurgycal Microscope. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa hasil uji struktur mikro menunjukkan peningkatan struktur perlit setelah pengelasan. Pada raw material, struktur ferit terlihat merata akan tetapi pada hasil pengelasan menggunakan metode las SMAW dengan variasi diameter elektroda 2,6 mm, 3,2 mm, dan 4,0 mm menunjukkan bahwa ferit berkurang pada masing-masing spesimen, sehingga struktur perlit sangat mendominasi. Nilai kekerasan tertinggi untuk daerah las dan HAZ terdapat pada variasi diameter elektroda 4,0 mm dengan nilai sebesar 259,33 kg/mm2 dan 236 kg/mm2 selanjutnya diikuti diameter 3,2 mm sebesar 259,33 kg/mm2 dan 228 kg/mm2, untuk nilai kekerasan las pada diameter 4,0 mm dan 3,2 mm sama tetapi pada daerah HAZ nilai kekerasannya berbeda, sedangkan untuk nilai kekerasan pada variasi diameter elektroda 2,6 mm sebesar 248 kg/mm2 dan 220,6 kg/mm2. Hasil uji kekerasan pada raw material sebesar 182,333 VHN. Nilai kekuatan tarik pada hasil pengelasan menunjukkan adanya perbedaan tegangan dan regangan. Spesimen dengan diameter elektroda 4,0 mm mempunyai tingkat tegangan dan regangan lebih tinggi sebesar 471,11 MPa dan 24,98% jika dibandingkan dengan spesimen diameter elektroda 3,2 mm sebesar 470,15 MPa dan 24,81%, serta spesimen diameter elektroda 2,6 mm sebesar 462,42 MPa dan 20,57 %. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengelasan menggunakan variasi diameter elektroda merubah nilai kekuatan tarik, struktur mikro dan berpengaruh pada nilai kekerasan paduan Baja SS400. Kata Kunci: Shielded Metal Arc Welding (SMAW), paduan Baja SS400, struktur mikro, kekerasan, kekuatan tarik

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Teknik Mesin
    Depositing User: Reni reni
    Date Deposited: 28 Dec 2017 09:48
    Last Modified: 28 Dec 2017 09:48
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38306

    Actions (login required)

    View Item