RESTRIKSI PENYELENGGARAAN PELAYANAN RADIOLOGI DALAM HAL PENGGUNAAN ULTRASONOGRAFI (USG) OLEH BIDAN PRAKTIK MANDIRI

UTAMI, GUSTI AYU (2017) RESTRIKSI PENYELENGGARAAN PELAYANAN RADIOLOGI DALAM HAL PENGGUNAAN ULTRASONOGRAFI (USG) OLEH BIDAN PRAKTIK MANDIRI. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (830Kb)

    Abstract

    Gusti Ayu Utami, S301508002, Restriksi Penyelenggaraan Pelayanan Radiologi Dalam Hal Penggunaan Ultrasonografi (USG) Oleh Bidan Praktik Mandiri. Tesis : Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan Permenkes No.780/Menkes/Per/VII/2008 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Radiologi bersifat restriktif (membatasi) atau masih terbuka bagi tenaga kesehatan lain dan menganalisis idealnya hukum kesehatan untuk melindungi bidan dalam penggunaan USG hubungannya dengan kepentingan pasien Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach), dan pendekatan konseptual (Conceptual Approach), dengan sumber data sekunder berupa bahan hukum primer dan sekunder. Teknik pengumpulan bahan hukum dalam penelitian ini menggunakan teknik inventarisasi bahan-bahan hukum melalui cara manual disamping memanfaatkan indeks online dan dianalisis dengan menggunakan logika deduktif dan interpretasi. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa Permenkes No.780/Menkes/Per/VIII/2008 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Radiologi bersifat terbuka bagi tenaga kesehatan yang lain khususnya bidan praktek mandiri. Hal ini dilihat dari segi tata bahasa dalam Permenkes khususnya Pasal 3, disebutkan “Fasilitas pelayanan kesehatan lainnya yang ditetapkan oleh Menteri”. Bidan praktek Mandiri adalah salah satu bagian dari fasilitas pelayanan kesehatan. Jadi, ada peluang bagi bidan praktek mandiri untuk menjadi bagian dari bentuk fasilitas pelayanan kesehatan yang diperbolehkan dalam menyelenggarakan pelayanan radiologi khususnya dalam penggunaan ultrasonografi. Hukum kesehatan yang Ideal bagi bidan untuk menggunakan ultrasonografi dalam praktek mandiri yaitu diatur dalam peraturan perundang-undangan tentang penyelenggaraan pelayanan radiologi bahwa bidan boleh menggunakan ultrasonografi dan selanjutnya diikuti oleh peraturan pelaksanaannya tentang izin dan penyelenggaraan praktek bidan bahwa bidan berwenang menggunakan ultrasonografi. Implikasi dari penelitian ini adalah belum adanya peraturan yang jelas mengenai kewenangan bidan praktik mandiri dalam menggunakan USG mengakibatkan keraguan bagi para bidan tentang boleh atau tidaknya bidan menggunakan USG di tempat praktik mandiri. Sebagian bidan mengannggap tidak ada peraturan yang melarang dan tidak ada peraturan yang membolehkan. Hal itulah yang menyebabkan dilemma bagi para bidan walaupun mereka telah mengikuti pelatihan, mendapat keterampilan dan pengetahuan serta sertifikat dalam menggunakan usg. Kata Kunci : Restriksi, Ultrasonografi, Bidan Praktik Mandiri

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Intan M Kusumastuti
    Date Deposited: 28 Dec 2017 09:17
    Last Modified: 28 Dec 2017 09:17
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38288

    Actions (login required)

    View Item