Perilaku Keruntuhan Tekan Kolom Beton Bertulang yang Diperbaiki dengan UPR-Based Patch Repair Mortar

Anggraeni, Tri (2017) Perilaku Keruntuhan Tekan Kolom Beton Bertulang yang Diperbaiki dengan UPR-Based Patch Repair Mortar. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (110Kb)

    Abstract

    Kolom beton bertulang merupakan komponen struktur bangunan yang menyangga beban aksial tekan vertikal dari suatu bangunan. Kerusakan pada kolom yang sering terjadi adalah spalling (terlepasnya bagian beton atau rontok) yang salah satunya disebabkan oleh korosi tulangan. Perbaikan beton akibat laju korosi yang merusak selimut beton ini dilakukan dengan metode penambalan (patching repair method). Pada penelitian ini akan dikaji tentang perilaku kolom beton bertulang seperti beban maksimum, defleksi, daktilitas, indeks kekakuan, dan mode keruntuhan dari kolom yang diperbaiki dengan material UPR-based patch repair mortar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan benda uji kolom beton bertulang dengan ukuran penampang panjang 150 mm dan lebar 110 mm, tinggi kolom adalah 1000 mm, dengan tulangan longitudinal diameter 8 mm.Pengujian dilakukan pada umur beton 90 hari. Total benda uji sebanyak 5 buah dengan spesifikasi 1 buah berupa kolom beton bertulang normal (CN), 1 buah berupa kolom coakan tanpa diperbaiki (CR1) dan 3 buah berupa kolom beton bertulang dengan variasi kedalaman penambalan 40 mm (CR2) dan 75 mm (CR3), dan 40 mm pada kedua sisi (CR4) Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh variasi kedalaman penambalan memberikan pengaruh pada kolom dalam menahan beban maksimum. Pada CR1, CR2, CR3 terjadi penurunan sebesar 46,28%, 0,83%, 10,74%, sedangkan pada CR4 meningkat 6,61% dibandingkan kolom normal. Pada fase retak pertama kolom CR1 dan CR3 menurun sebesar 25% dan 37,50%, sedangkan kolom CR2 dan CR4 meningkat sebesar 31,25% dan 12,50% dibandingkan kolom normal. Defleksi lateral terjadi penurunan pada CR1, CR2, CR3, dan CR4 berturut-turut adalah 36,42%, 81,02%, 4,65%, dan 78,70% dibandingkan kolom normal. Indeks kekakuan terjadi peningkatan pada CR1, CR2, dan CR4 sebesar 15,38%, 1570,45%, 94,44%, sedangkan pada CR3 terjadi penurunan sebesar 33,71%. Daktilitas kolom meningkat sebesar 126,92% untuk CR1 dan 166,44% untuk CR2, sedangkan pada CR3 dan CR4 terjadi penurunan sebesar 2,30% dan 10,35% dibandingkan dengan kolom normal. Variasi kedalaman penambalan juga ikut berperan mengubah pola retak dan regangan yang terjadi pada setiap penambahan beban. Kata kunci : kolom beton bertulang, UPR-based patch repair mortar, perilaku aksial, metode perbaikan, spalling.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Zahrotun Hanifah
    Date Deposited: 28 Dec 2017 09:02
    Last Modified: 28 Dec 2017 09:02
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38279

    Actions (login required)

    View Item