Prarancangan Pabrik Diphenylamine dari Anilin Kapasitas 100.000 ton/tahun

Nugraheny, Anggita and Sutriyani, Sri (2017) Prarancangan Pabrik Diphenylamine dari Anilin Kapasitas 100.000 ton/tahun. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (87Kb)

    Abstract

    Anggita Nugraheny dan Sri Sutriyani, 2017, Prarancangan Pabrik Diphenylamine dari Anilin Kapasitas 100.000 Ton/Tahun, Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta Diphenylamine merupakan turunan diarylamines yang biasa digunakan pada industri antara lain untuk stabilizer dan antioksidan untuk karet dan minyak pelumas, sebagai inhibitor polimerisasi, sebagai intermediet untuk warna fotografi dan obat. Pabrik diphenylamine berbentuk Perseroan Terbatas (PT) dengan struktur organisasi line and staff dengan jumlah karyawan sebanyak 123 orang. Pabrik tersebut didirikan di Palembang, Sumatera Selatan. Proses konversi uap anilin berlangsung secara eksotermis pada suhu 400-410ºC dan tekanan 5 atm dalam reaktor Fixed Bed Multitube. Kondisi reaktor adalah non isothermal non adiabatis. Konversi reaksi sebesar 35%. Gas keluaran produk reaktor didinginkan pada kondenser parsial kemudian dipisahkan menggunakan separator dan dimurnikan pada menara distilasi. Produk tersebut dipadatkan pada prilling tower dan disimpan di silo dengan kemurnian 99,6%. Pabrik diphenylamine dirancang dengan kapasitas 100.000 ton/tahun dengan kebutuhan bahan baku anilin 1,1 kg/kg produk. Untuk mendukung proses tersebut dibutuhkan air sebesar 0,003 m3/kg produk, tenaga listrik sebesar 0,16 kW/kg produk yang dipenuhi oleh PLN dan sebuah generator sebagai cadangan, penyediaan udara tekan sebesar 0,008 m3/kg produk, penyediaan bahan bakar Natural Gas sebesar 0,06 kg/kg produk. Laboratorium terdiri dari laboratorium fisik, laboratorium analitik, dan laboratorium penelitian dan pengembangan. Hasil analisis ekonomi terhadap prarancangan pabrik diphenylamine diperoleh modal tetap sebesar Rp 410.566.791.345 dan modal kerja sebesar Rp 6.070.933.191.466. Biaya produksi total per tahun sebesar Rp 7.601.587.988.190. Hasil analisis kelayakan menunjukkan ROI sebelum pajak 67,65% dan setelah pajak 54,12%, POT sebelum pajak 1,32 tahun dan setelah pajak 1,61 tahun, BEP 47,52%, SDP 38,99% dan DCF sebesar 11,21%. Berdasar analisis ekonomi dapat disimpulkan bahwa pendirian pabrik diphenylamine dengan kapasitas 100.000 ton/tahun layak dipertimbangkan untuk direalisasikan pembangunannya.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TP Chemical technology
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Kimia
    Depositing User: Zahrotun Hanifah
    Date Deposited: 27 Dec 2017 20:08
    Last Modified: 27 Dec 2017 20:08
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38261

    Actions (login required)

    View Item